Open Sesame

Minggu lalu saya memberi judul komentar saya: badut agama, dan sebetulnya itu karena saya ingat cerita tetangga saya yang pernah mendengar komentar seorang anak ketika ikut beribadat di sebuah gereja […]

Religious Clown

Sejak awal minggu kemarin beberapa kali disinggung perkara aktor/aktris sebagai pribadi yang mesti menampilkan sesuatu yang lain dari apa yang senyatanya ada di hati. Teks bacaan ketiga pada hari ini […]

Nikmat Allah

Dalam komentar tahun lalu saya mengindikasikan bahwa semakin egosentris orientasi hirarki kepentingan orang, semakin ia merepresentasikan hamba ketiga dalam perumpamaan teks bacaan hari ini. Ini sosok hamba yang dikritik habis […]

Vigilante

Teks bacaan hari ini melanjutkan pesan kemarin untuk menjadi vigilant. Mereka yang vigilant digambarkan sebagai lima gadis bijak, yang membawa lampu dan minyak cadangannya. Targetnya jelas: menjaga nyala lampu selama […]

Vigilant

Anda tentu masih ingat akan adanya kelompok vigilante (baca: vijilanté atau ˌvijəˈlan(t)ē) yang terkenal di negeri ini karena gemar sweeping pada masa-masa dan tempat-tempat tertentu atas dasar menjaga kemurnian agama. Niatnya mungkin […]

What to Deliver

Sebetulnya kenapa sih kemunafikan itu berkonotasi negatif sehingga Guru dari Nazareth itu tampak gemes banget sama ahli kitab suci dan kaum Farisi? Kata ὑποκρίσεως (hypokriseōs, pada ayat 28) ini malah […]