Semoga Bahagia

Tiada perlindungan yang aman di dunia ini selain Dharma yang dipraktikkan secara tulus. Begitu kiranya keyakinan yang boleh dipegang untuk merayakan kelahiran Buddha dalam kemanusiaan di dunia ini. Berhubung saya […]

Will You Walk Alone?

Terhentinya Salah setelah dua per tiga babak pertama final Champions League kemarin jelas memengaruhi jalannya pertandingan bal-balan level tertinggi Eropa itu. Skema pressing dan serangan yang semestinya melibatkan Salah jadi tumpul dan […]

Puasa, Berkah atau Musibah

Melanjutkan posting kemarin yang menyoal seputar bom keluarga: dalam perbedaan, naluri kemanusiaan dibangun dan dengan begitu naluri keagamaan mendapatkan relevansinya. Tanpa naluri kemanusiaan, naluri keagamaan hanyalah manifestasi arogansi yang memecah […]

Naluri Keagamaan?

Hati siapakah yang tak hancur melihat seorang anak dilibatkan dalam bom bunuh diri? Hati siapakah yang tak nelangsa melihat kepolosan anak dimanipulasi gelojoh kekuasaan? Dalam hati siapakah perasaan geram dan […]

Ceraikan Aku Dong

Zaman sekarang ini yang bisa menuntut cerai tidak hanya laki-laki, tetapi perempuan juga bisa, meskipun yang bisa menceraikan istri tetaplah suami #loh. Zaman Yesus itu praktik perceraian ya lumrah, bahkan […]

Saling Memiliki Dodol

Bukan logika kepemilikan yang membahagiakan hidup orang. Juga bukan akumulasi modal. Kenapa ya? Karena kebahagiaan memang ranahnya berbeda. Akumulasi kepemilikan itu mengabdi pada kepentingan fisik orang: butuh pangan, sandang, papan. […]