hidup beriman

Upah Kemerdekaan

Dengan dua judul berturut-turut “Ndhèrèk Langkung” dan “Dunia Orang Merdeka” kemarin, insight bacaan hari ini mungkin sudah bisa dikondisikan sejak awal: hendaklah semua properti duniawi, entah sedikit atau banyak, tak menyeret […]

Ndhèrèk Gusti

Ini hari kesepuluh hitungan Lari Virtual Berbagi Kebaikan, dan sesuai rencana, setiap hari saya tambahi kurang lebih seratus meter. Jadi, jika pada tanggal 1 Agustus lalu saya mulai dengan 6,1 […]

The Love Within

Sejujurnya, saya maunya menyampaikan poin-poin reflektif dengan perumpamaan, misalnya dengan tokoh Tiwal dan Tiwul, tetapi apa daya, saya tak punya kemampuan cukup untuk melakukannya. Guru dari Nazareth memiliki kemampuan untuk […]

Enjoy Aja Lagi

Ada banyak hal yang tidak mungkin bagi manusia tetapi ternyata mungkin bagi binatang atau tumbuhan, apalagi bagi Tuhan. Tak perlu saya sebutkan satu per satu. Pokoknya, itu salah satu ide […]

Berantas Kebodohan

Apa artinya menjadi orang beriman di tengah zaman yang orang-orang beragamanya menghidupi poligama rebutan kekuasaan? Apa artinya menjadi murid di tempat banyak orang berpedoman “yang lain juga banyak yang melakukannya”? […]

Kompetensi Duit

Panggilan umat beriman tidak terletak pada upaya menjawab pertanyaan jenis tanah apa yang merepresentasikan dirinya (pinggiran jalan, tanah berbatu, semak berduri, atau tanah subur). Kalau fokusnya di situ, biasanya orang […]