kesetiaan

Pusing Kurang Fokus

Apakah kesusahan hidup atau penderitaan itu punya maksud tujuan? Kalau punya, apakah orang mau menanggungnya? Kalau tidak, jangan-jangan memang penderitaan itu tak punya maksud tujuan. Tapi, yang menentukan punya tujuan […]

Jalan Setia

Saya ingat secara samar-samar permainan anak-anak zaman Dilan masih SD dulu: pada hitungan ke-12, seluruh peserta mesti mematung. Kalau pada saat mematung itu, dengan alasan apa pun, ia masih bergerak, […]

Gabutisme

Berita mengenai kosong melompongnya ruang sidang paripurna DPR tentu bukan barang baru, tetapi berita itu sekarang terasa seperti nyambung dengan teks bacaan hari ini. Kalau para murid Guru dari Nazareth itu […]

Berantas Kebodohan

Apa artinya menjadi orang beriman di tengah zaman yang orang-orang beragamanya menghidupi poligama rebutan kekuasaan? Apa artinya menjadi murid di tempat banyak orang berpedoman “yang lain juga banyak yang melakukannya”? […]

Kelak Poliandri?

Pada kolom comment fesbuk saya muncul pertanyaan penting untuk posting mengenai hancurnya paradigma keluarga modern yang baru akan saya bagikan hari ini. Yang bertanya ini rupanya memang visioner dan pertanyaannya tidak mudah saya […]

Hakim Sendiri

Beberapa waktu lalu, semester lalu tepatnya, di negeri ini dipopulerkan kata persekusi. Sebetulnya sih kata itu sudah sejak lama ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia dengan arti “pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang […]