perjumpaan

Miss You, God

Kalau Anda tak bisa meraih buah alpokat di pohon, sekurang-kurangnya Anda punya tiga cara untuk memetiknya sendiri. Pertama, Anda dapat memperpanjang tangan dengan bilah panjang. Kedua, Anda dapat memperpanjang kaki […]

Pulang Biar Isis

Teks bacaan kedua hari ini ditutup dengan disposisi batin Guru dari Nazareth yang melihat orang begitu banyak dan berbelas kasihan. Entah berapa banyak orang yang dilihatnya, mungkin ya 600-an. Angka […]

Untung Ada KKN

Katanya nepotisme itu bisa jadi biang susahnya Indonesia maju. Kalau nepotisme berkelindan dengan kolusi dan korupsi, mungkin dibutuhkan beberapa generasi untuk bersih-bersih sapu jagat. Keturunan koruptor kiranya memandang orang tuanya […]

Lirikan Matamu

Perhatikanlah lirikan mata Anda: menarik hati atau memantik benci. Kalau ternyata menarik hati, barangkali Anda penggemar lagu ciptaan A. Rafiq. Kalau jebulnya memantik benci, entah apa yang merasuki Anda. Pokoknya, […]

Wajah Tak Bertopeng

Dalam posting kemarin, insight yang saya garisbawahi ialah bahwa compassion itu memerlukan “perjumpaan wajah” penderitaan. Maksudnya, penderitaan itu berwajah, bukan cuma kata benda abstrak universal. Pemuka agama dan orang Lewi […]

Makan Berarti Puasa

Ndelalahnya kok ya pada minggu pertama puasa Ramadan ini teks Injil yang dibacakan dalam ibadat Gereja Katolik menyinggung soal makan-minum. Jangan-jangan makan-minum dalam teks Injil ini malah berarti puasa.🤔 Selidik punya […]