persekusi

Sahabat Semua

Dalam film Susi Susanti Love All dituturkan mengapa pada awal setiap pertandingan bulu tangkis internasional wasit mengatakan “Love all”, alih-alih nil-nil atau zero-zero atau zero all. Memang maksudnya kosong-kosong alias kosong […]

Hancurkan Sekat

Tidak sekali dua kali saya mendengar bagaimana seseorang yang sungguh beriman mengalami persekusi sehingga saya sampai pada kesimpulan bahwa salah satu tolok ukur keberimanan seseorang ialah ada tidaknya persekusi. Wah, […]

Sekadar Simbol?

Pada mulanya adalah sebuah komik. Latar belakangnya adalah narasi yang sudah diulas pada link ini. Mengenai duduk perkaranya sendiri saya tak ambil pusing, apalagi kalau sudah tersusupi agenda politik. Catatan […]

One in a million (wo)men

Dalam minggu ini kebanyakan posting di blog ini memuat kata ‘cinta’ dan akhirnya tiba waktunya untuk memunculkan kata ‘benci’. Anda boleh merasa benci pada kalajengking yang racunnya saja mahal sekali harganya; Anda […]

Natal Gombal

Kalau agama itu cuma parola atau wacana, seperti sudah disinggung kemarin, orang tentu bisa berdebat tiada habisnya mengenai apa saja. Silakan tilik bagaimana agama-agama membela diri di hadapan rasionalisme, demokrasi, kapitalisme, […]

Hakim Sendiri

Beberapa waktu lalu, semester lalu tepatnya, di negeri ini dipopulerkan kata persekusi. Sebetulnya sih kata itu sudah sejak lama ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia dengan arti “pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang […]