Pertobatan

Menista Kemanusiaan

Menista agama di negeri ini sepertinya dianggap lebih parah daripada menista Roh Kudus. Kenapa? Ya karena poligama toh, karena agama lebih potensial berkelindan dengan politik. Sentimen itu jadi salah satu […]

Berantas Kebodohan

Apa artinya menjadi orang beriman di tengah zaman yang orang-orang beragamanya menghidupi poligama rebutan kekuasaan? Apa artinya menjadi murid di tempat banyak orang berpedoman “yang lain juga banyak yang melakukannya”? […]

I’m Faded

Seseorang menjadi teman sampai ia mulai melontarkan ungkapan yang tidak menyenangkan, kritis, tidak klop dengan yang kita inginkan. Bisa jadi begitulah dinamika hidup, tidak hanya di media sosial, tetapi juga […]

Tobat Ganti Agama

Ini masih terkait dengan posting wis kewowogen kemarin, semoga Anda tidak kewowogen, lagipula ini kan hari pantang ya? Saya masih hendak melanjutkan soal sensitivitas kepada liyan tetapi dengan contoh yang berbeda, […]

Kêwêlèh

Dalam bahasa Jawa ada kata yang menunjukkan arti ungkapan menepuk air di dulang tepercik muka sendiri: kêwêlèh. Ini kata yang membuat orang perlu tahu diri, mawas diri, mengukur kemampuan dan […]