rahmat

Minal Minul

Curcol dulu. Saya pernah bersepeda pada saat panas terik dari rumah ke tempat kerja ekstra. Ya cuma lima kilometer, tetapi karena saya belum cukup minum, setiba di kantor itu saya […]

What A Relief!

Beberapa waktu lalu saya singgung perkara Tuhan sebagai penutup lubang. Artinya, baru setelah manusia kepentok alias menemui jalan buntu, ia menyerahkan kebuntuan itu pada Tuhan. Itu juga kalau ia percaya […]

Nyatanya Gimana

Baru belakangan ini saya ngeh bahwa penulis Injil Lukas tampaknya mengesampingkan kenyataan historis untuk menyodorkan keyakinan teologisnya. Saya tidak merasa tertipu sih, karena saya juga gak peduli-peduli amat dengan kenyataan […]

Lupa Diri

Memberi ampun bukanlah sikap primitif manusia. Kalau saja pengampun itu fitur bawaan manusia, tentu memberi ampun itu sudah merupakan spontanitas yang tak perlu pikir panjang dan bikin baper, tak ada […]

Syukurlah…

Kalau Anda menilai orang lain, Anda tidak menunjukkan kenyataan orang lain, tetapi memaparkan perspektif Anda. Apalagi, kalau Anda mengevaluasi Allah: yang tidak mendengarkan, tidak peduli, tidak adil, atau sebaliknya: mahabijak, […]

Menuntun Tontonan

Sejak lama saya bertanya-tanya apakah agama-agama di Indonesia ini, khususnya, jadi bagian dari solusi malah jadi bagian dari persoalan bangsa. Tentu jawaban mudahnya adalah agama itu jadi bagian persoalan sekaligus […]