Roh Kudus

Teroris Tetot

Salah satu tantangan besar umat beragama dalam sejarahnya ialah untuk kabur dari kenyataan, kabur dari dunia [yang sudah saya singgung fuga mundi pada posting terdahulu, juga dalam posting dengan pijakan teks lain Warga […]

Nothing Tulus?

Bulan lalu saya omong soal makan dalam iman. Teks bacaan hari ini mengelebatkan soal berteman dalam iman, soal relasi baru yang diprovokasi oleh guru dari Nazareth (ya sebetulnya orang lain […]

Wanna be free and happy?

Kata tetangga saya yang ahli al’Quran, dalam Kitab Suci itu 117 kali muncul kata hukuman, sementara ampunan sebanyak 234 kali. Dari frekuensi kemunculannya saja rupanya pengampunan disebut dua kali lipat […]

Mengikhlaskan Kematian

Kalau Anda mau hidup tenang dan ringan, biasakanlah diri Anda dengan pemikiran akan kematian: bukan akhir hidup, melainkan suatu kelahiran. Kematian adalah sebuah pintu. Itu bukan sharing pengalaman saya, melainkan […]

Agama Post-Truth

Keadaan post-truth yang merupakan entry baru dalam perbendaharaan kamus bahasa Inggris bukanlah fenomena baru. Meskipun istilah itu belum lama populernya dalam ranah politik, juga dalam hidup beragama sudah lama orang […]

Kursi Kosong?

Mungkin ada baiknya mengingat kembali kata kerja βλέπω dan ὁράω (blepo dan horao), yang sama-sama berarti melihat tetapi berbeda kategori. Yang pertama melihat dengan mata material, yang kedua melihat dengan mata hati […]