sarana-tujuan

Belajar Merdeka

Kemarin saya sempat mendengarkan uraian staf “mas menteri pendidikan” mengenai visi pendidikan ke depan. Saya tertarik soal “merdeka belajar” dan acuannya kepada Ki Hadjar Dewantara mengenai sekolah sebagai penyemaian benih […]

Grafitiku Grafitimu

Selagi mengantre salah satu lampu merah di persimpangan, mata saya tertuju pada promosi cat yang katanya antigrafiti. Terbayang di benak saya kecanggihan cat ini: dia bisa membelah diri, lumer dari […]

KaPeKa

Dua puluh tahun lagi mungkin mobil itu saya tabrak. Ini hitungan sepersekian detik dan tahun ini saya masih bisa cukup cekatan, tetapi dua puluh tahun lagi, kalau saya masih bisa […]

Mengalah?

Yang kerap jadi biang konflik adalah cara sesuatu dihadapi daripada halnya sendiri. Dua orang bisa sama-sama suka spaghetti carbonara [sepertinya saya lagi ngidam makanan pada tautan ini], tetapi keduanya bisa […]

Engkaulah Satu-satunya

Masih ingat kalimat terakhir klip video yang saya sisipkan di posting kemarin (Puasa Kampanye)? Kalau mau repot, silakan klik tautannya untuk melihat kembali. Kalau tidak mau repot, tanya saya saja, […]

Sayembara Agama

Ini kelanjutan refleksi hari kemarin mengenai bagaimana orang mendidik seperti bidan, membantu orang mengeluarkan seluruh potensi kekuatan yang dimiliki sesamanya.¬†Saya bukan bidan, tetapi bisa mengerti risiko dan tekanan yang dihadapi […]