• Standar

    Standar

    Sejak masa SMA saya sudah protes terhadap dikotomi antara alam dan manusia karena saya tidak bisa memahami manusia di luar semesta alam. Pikir saya waktu itu, bagaimana mungkin manusia ciptaan paling luhur hanya karena punya akal budi? Ketika pertanyaan ini saya sodorkan pada guru biologi, tentu saja beliau tidak bisa menjawabnya karena juga beliau tidak… Read more

  • Prolepsis

    Prolepsis

    Beberapa hari lalu saya batal bertemu rektor saya dalam acara buka bersama karena saya sudah mendahului buka puasanya dan rektor saya dipanggil presiden bersama rektor-rektor universitas lainnya. Sejauh saya dengar, presiden cukup terusik dengan tagar #kaburajadulu. Saya embohlah, tetapi saya berharap supaya presiden Anda dan saya dijauhkan dari ring satu yang tampak membantu tetapi sebetulnya menganggu.… Read more

  • Musuh

    Musuh

    Di mimbar-mimbar khotbah, cinta bisa menjadi abstrak. Juga jika bertolak dari teks bacaan utama hari ini, pengkhotbah bisa mereduksinya dengan nasihat untuk mengasihi semua orang, termasuk musuh. Soal ini saya sudah singgung dalam posting Bayar 3x!. Akan tetapi, konteks kemunculan nasihat itu sendiri bukanlah relasi pribadi orang per orang atau kelompok fanatik agama, melainkan juga… Read more

  • Tekor

    Tekor

    Saya tidak tahu apa reaksi Anda di hadapan mereka yang pětèntang-pětèntèng di atas panggung politik dengan jabatan mereka sementara bendahara berterus terang bahwa anggaran pentas drama mereka tekor 30 trilyun. Dalam bulan-bulan terakhir nominal yang akrab di kepala saya baru bilangan milyar, dan itu pun sudah membuat saya seperti menatap Indonesia gelap. Kalau angka tekornya… Read more

  • Ngemisan

    Ngemisan

    Kebanyakan pengemis menjalankan profesinya demi kepentingan perut, baik perut sendiri maupun perut gerombolannya. Hanya sedikit saja yang mengemis bukan demi survival, itu juga kalau cinta bisa dibilang bukan survival. Dari sekian banyak pengemis di dunia ini, mungkin tak ada yang mengemis kebijaksanaan. Yang saya jumpai sebaliknya: kalau Anda memberi uang kepada pengemis, Anda akan didoakan… Read more

  • Momen

    Momen

    Kisah Les Misérables karya Victor Hugo mengingatkan saya pada kelumeran hati yang jahat dalam perjumpaannya dengan kemurahhatian. Tampak seperti absurd, tetapi begitulah kenyataannya juga: asalkan dalam hati orang sudah ada keterbukaan pada kebaikan, yang lain-lainnya akan bergerak mengarah ke sana. Jean Valjean, seorang mantan napi, mencuri perabotan perak milik uskup. Ketika polisi menangkap Valjean dan membawanya… Read more