Collect moments, not things.
-

16 Rebong
Saya tak antusias dengan nasihat moral sehingga, sebisa mungkin, jika berkhotbah, saya hindari memberi nasihat moral. Akan tetapi, saya melanggarnya ketika sekitar dua bulan lalu, sebelum coblosan, saya menyampaikan pesan kepada umat supaya mulai menabung sekurang-kurangnya sampai akhir bulan Maret dan bagi yang punya uang dollar, tak perlu buru-buru merupiahkannya dulu. Saya malu berkhotbah seperti… Read more
-

YamMie
Sebagian dari Anda yang gemar mi instan terpopuler di dunia di bawah asuhan Salim Group mungkin mengira bahwa uang yang Anda pakai untuk membeli produk mi itu mengalir ke Salim Group dan berarti Anda memperkaya orang-orang yang sudah kaya raya. Ada betulnya, tetapi di bumi pertiwi sebesar ini, dengan kultur Capitalocene, bisa jadi yang Anda… Read more
-

Kultus
Saya masih melanjutkan uneg-uneg Pak Romo Berpolitik, bukan untuk membela Pak Romo, melainkan untuk memotivasi diri sendiri di tengah-tengah absurditas tahun politik. Uneg-uneg saya sejak awal masa puasa orang Katolik itu bukanlah perkara siapa pemenang pemilu, melainkan bagaimana kemenangan itu diperoleh; dan, saya kira, itu bahkan tak bisa dijawab oleh MK karena perkara substansialnya tinggal dalam… Read more
-

Susahnya Puasa
Kalau Anda membaca berita pada tautan ini dan tak ada reaksi apa pun dalam hati Anda, saya berharap Anda meninjau kembali cara Anda beragama atau beriman. Barangkali agama atau iman Anda itu sungguh tak relevan lagi. Saya mengandaikan reportase itu klop dengan kenyataannya, dan jika itu tidak benar, tulisan ini kehilangan landasan, dan tak perlu… Read more
-

Pak Romo Berpolitik
Jika keberatan terhadap pemuka agama berpolitik datang dari kaum tak terpelajar, saya bisa memahaminya. Akan tetapi, belakangan saya mendapat keterangan dari mahasiswa tentang kritik kelompok mahasiswa terhadap pemuka agama yang cawe-cawe dalam politik: sudah sepantasnyalah pemuka agama itu mengurusi agamanya, tak usah berpolitik-politik segala! Dengan berat hati saya mesti mengubah cara berpikir saya: kelompok mahasiswa… Read more
-

Tiga
“Kampanyenya telat, Mo!” Begitu komentar salah seorang umat sewaktu saya berkhotbah di salah satu gereja dekat perbatasan dengan kota kelahiran saya. Padahal, sebetulnya umat itu ya sudah tahu: kalaupun tidak telat, kampanye saya tiada artinya, dan sudah dipastikan kalah sebelum bertanding. Uang, lagi-lagi uang, keuangan yang maha kuasa…. Saya benar-benar tidak bermaksud kampanye dengan menyebut… Read more
