• Susahnya Puasa

    Susahnya Puasa

    Kalau Anda membaca berita pada tautan ini dan tak ada reaksi apa pun dalam hati Anda, saya berharap Anda meninjau kembali cara Anda beragama atau beriman. Barangkali agama atau iman Anda itu sungguh tak relevan lagi. Saya mengandaikan reportase itu klop dengan kenyataannya, dan jika itu tidak benar, tulisan ini kehilangan landasan, dan tak perlu Read more

  • Pak Romo Berpolitik

    Pak Romo Berpolitik

    Jika keberatan terhadap pemuka agama berpolitik datang dari kaum tak terpelajar, saya bisa memahaminya. Akan tetapi, belakangan saya mendapat keterangan dari mahasiswa tentang kritik kelompok mahasiswa terhadap pemuka agama yang cawe-cawe dalam politik: sudah sepantasnyalah pemuka agama itu mengurusi agamanya, tak usah berpolitik-politik segala! Dengan berat hati saya mesti mengubah cara berpikir saya: kelompok mahasiswa Read more

  • Tiga

    Tiga

    “Kampanyenya telat, Mo!” Begitu komentar salah seorang umat sewaktu saya berkhotbah di salah satu gereja dekat perbatasan dengan kota kelahiran saya. Padahal, sebetulnya umat itu ya sudah tahu: kalaupun tidak telat, kampanye saya tiada artinya, dan sudah dipastikan kalah sebelum bertanding. Uang, lagi-lagi uang, keuangan yang maha kuasa…. Saya benar-benar tidak bermaksud kampanye dengan menyebut Read more

  • Quo Vadis

    Quo Vadis

    Saya punya seorang paman yang bukan anggota MK. Sewaktu saya masih setinggi 58 cm, dia mengajak saya ke pematang sawah sampai kami tiba di sumber air yang sangat jernih. Sumber air itu sudah dibuatkan tepian yang ditembok dengan beberapa pegangan seperti anak tangga untuk turun ke bawah. Om saya meminta saya menunggu di pinggiran sumber Read more

  • Mati Koe

    Mati Koe

    Anda tidak harus menghancurkan orang lain dengan tangan Anda sendiri karena itu bisa dilakukan lewat tangan orang lain. Caranya gampang: abaikan saja suara hati dan peganglah ke mana suara mayoritas bergerak. Kelak, suara yang paling keras itulah yang pelan-pelan akan menghancurkan orang lain, dan mungkin juga pada gilirannya menghancurkan hidup Anda sendiri. Bukan karena perkara Read more

  • Angèl di M.

    Angèl di M.

    Sebutlah namanya begitu, mirip nama pemain bal-balan alias sepakbola Argentina, tapi tak usahlah mengucapkannya dengan gaya Spanyol (akhel di M) atau Inggris (ènjêl di M). Mungkin lebih baik dilafalkan dengan gaya Jawa. Angèl ini petani subsisten, yaitu petani swasembada, yang bercocok tanam pertama-tama untuk kebutuhan hidup dirinya sendiri dan keluarga. Betul, Angèl ini memproduksi pupuk Read more