• Naif

    Naif

    Mungkin tanpa disadari, Anda bisa jadi pribadi yang naif. Syukur kalau Anda menyadarinya karena jika demikian, kenaifan Anda itu ada manfaatnya. Kok bisa, bukankah naif itu tak ada gunanya? Oh, yang tak ada gunanya itu bukan naif, melainkan susah. Coba cek lagu “Sayonara”! Tapi, apa gunanya naif? Untuk mengantar Anda pada kenaifan yang lain! Loh, Read more

  • Hililisasi

    Hililisasi

    Barangkali ungkapan “Bapak kencing berdiri, anak kencing berlari” bisa dicontohkan dengan judul tulisan ini. Kalau bapakku tak peduli tatanan hukum dan tabrak sana sini untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, bisa jadi aku pun tak peduli kaidah berbahasa. Maka, suka-suka Anda saja mau menafsirkan judul ini bagaimana. Akan tetapi, mestinya di akhir tulisan ini, Anda bisa Read more

  • Capitalocene

    Capitalocene

    Hampir 20 tahun lalu, salah seorang senior saya menggambarkan era reformasi 1998 dengan alegori jenaka: bangsa ini keluar dari mulut pemerintah dan masuk ke rahang pasar. Menurutnya, hidup kebangsaan kita ini dipengaruhi oleh tiga poros kekuatan: negara, pasar, dan komunitas. Negara berarti institusi politik yang berwenang menentukan bagaimana aturan main dibuat dan dijalankan bagi seluruh Read more

  • Vox Populi

    Vox Populi

    Masih di seputaran Pilpres: ada tiga paslon, yang pada akhirnya satu mesti menang dan dua kalah. Saya belum tahu siapa yang satu itu karena saya sudah kerap menyaksikan sepak bola dengan gol-gol yang offside. Ini bukan perkara percaya atau tidak percaya quick count, melainkan perkara legitimasi demokrasi, yang sejatinya bukanlah soal angka belaka. Kalau cuma Read more

  • Moral Hazard

    Moral Hazard

    Ini cerita yang saya yakini benar, juga karena masuk nalar. Tak perlu dikaitkan secara langsung dengan perseteruan pilpres, apalagi dengan sentimen pribadi terhadap pihak mana pun [meskipun waspada terhadap kultus individu]; saya percaya saja, siapa pun pemenang pilpres, ada oligark yang untung, meskipun jika capres tertentu menang, kemungkinan cuannya berkembang jadi lebih berlipat ganda. Saya Read more

  • Pikiran Kotor

    Pikiran Kotor

    Seorang teman menanyakan keadaan saya setelah hasil quick count keluar dan memunculkan akumulasi suara tertinggi untuk capres nganu; apakah saya kecewa atau sedih atau gimana. Saya jawab apa adanya sesuai pilihan kata yang disodorkannya: ada rasa kecewa dan sedih, tetapi segera saya tambahkan alasannya bukan karena capres nganu menang, melainkan karena ada yang suicide di Read more