Collect moments, not things.
-

BanSos
Sebagai strategi politik, ulasan ini sudah sangat terlambat, tetapi sebagai pembelajaran, tak ada kata terlambat; dan saya akan sebut nama sesuai dengan yang saya dengar atau baca meskipun mesti saya pelesetkan supaya tidak polos-polos amat. Di telinga saya beberapa kali terdengar, termasuk dari kaum terpelajar, bahwa Genjer, kalau terpilih jadi presiden, paling-paling hanya akan jadi… Read more
-

Golput
Kita tahu ungkapan “nila setitik rusak susu sebelanga” dan ungkapan itu cocok untuk menggambarkan peristiwa yang dituturkan dalam teks bacaan hari ini. Dalam keyakinan Yahudi, kenajisan itu menajiskan yang tak najis ketika terjadi kontak; bukan sebaliknya. Maka dari itu, orang sakit kusta (yang adalah najis) mesti berpakaian compang-camping dan membiarkan rambutnya terurai tak tertata dan… Read more
-

Cooling System
Sudah sejak 30 tahun lalu ada suara profetik alias kenabian yang disampaikan Neil Postman. Kira-kira kalau saya bahasakan agak njelimet bunyinya seperti ini: tak usahlah risau dengan kecanggihan komputer yang mampu meniru kemampuan berpikir manusia karena persoalannya bukanlah bahwa komputer bisa atau tak bisa berpikir seperti manusia melainkan bahwa manusia cenderung mengadopsi cara berpikir mekanistik… Read more
-

Petruk
Jika Anda mengalami masa Orde Baru, tidak perlu jadi orang Kristen untuk tahu apa artinya Petrus: penembak misterius. Kalau Anda berani macam-macam bikin ulah, bikin gara-gara, bikin kacau, jadi preman yang meresahkan ketertiban umum, bisa jadi suatu hari Anda mesti rela meninggalkan tubuh Anda yang sudah didor di jalanan. Sebagai anak yang suka film pahlawan,… Read more
-

Status Quo
Di awal minggu lalu saya terbahak-bahak menatap tulisan di belakang bak sebuah truk: “Tetaplah tampak penting, meskipun tak berguna” Mungkin nih ya, nasihat seperti itu berlaku sejak zaman purba. Kisah teks Injil hari ini menyiratkan sekelompok orang yang sekian lama menjalankan kegiatan yang ‘tampak penting, meskipun tak berguna’. Kok bisa kegiatan agama di tempat ibadat… Read more
-

Ngimpor
Saya bukan penonton debat cawapres setelah menonton debat cawapres pertama. Semalam pun, sempat disetelkan oleh teman serumah selagi saya makan malam sendirian. Tetapi, setelah teman saya ini pergi dan menawari apakah saya mau lanjut nonton, saya bilang tidak. Saya lebih menikmati makan dalam keheningan daripada nonton debat yang terhadapnya memang saya sudah punya asumsi sendiri… Read more

You must be logged in to post a comment.