Category: Daily Reflection

  • White Lie 2

    White Lie 2

    Jika petir bisa jadi jaminan sumpah, tentu pada umumnya pejabat di negeri ini adalah sosok yang baik dan adil dan mayoritas ASN, baik PNS maupun P3K, adalah orang-orang yang mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan pribadi. Sayangnya, sulitlah meminta petir untuk jadi penjamin. Belum tentu ia mau menyambar orang yang secara…

  • Panggung

    Panggung

    Ada tiga komponen untuk menilai moralitas seseorang: motif bin niat, cara berproses, dan akibat yang ditimbulkannya. Anda bisa menang pilkadal (akibatnya) dengan motivasi luhur (memajukan perkadalan) tetapi caranya tidak elok dengan aneka manipulasi dan intimidasi. Sebaliknya, Anda bisa juga menang pilkadal (hasilnya) dengan motivasi bulus (menguasai perkadalan) dan caranya begitu…

  • Marah

    Marah

    Sejak kecil saya diajari untuk mendefinisikan tindak keadilan sebagai prosedur untuk memberikan kepada orang lain apa yang menjadi haknya (suum cuique tribuere, ungkapan Latin, baca saja su-um kuikuě tribuéré; artinya to give each his/her own). Akan tetapi, siapa yang menentukan hak seseorang ya? Kalau itu negara, bisa jadi otoriter bin…

  • Gag

    Gag

    Orang Kristen zaman now bisa mendapati diri canggih (Bahasa Jawa kasar: cangkěmé nggah nggih, iya-iya doang kagak ngapa-ngapain) berhubung dengan mandat Kitab Suci yang tidak mereka praktikkan lagi. Misalnya, kebiasaan membasuh kaki (Yoh 13,1-15), cium kudus (Rm 16,16), eksklusi perempuan dari ‘urusan laki-laki’ dalam kepemimpinan (1 Kor 14,33-36); atau larangan…

  • Lights Up

    Lights Up

    Adakah ciptaan di dunia ini yang eksis untuk dirinya sendiri? Lirik lagu cengeng (atau cemen?) “Kau tercipta untukku” menyangkalnya dan garam pun tidak eksis untuk dirinya sendiri. Itu mengapa jika keasinan garam menjadi pilihan belaka (ada garam asin, kurang asin, dan tidak asin), ia kehilangan fungsi eksternalnya; perannya akan diambil…

  • Masalahnya

    Masalahnya

    Dalam dunia kekristenan dikenal Sabda Bahagia yang dilekatkan pada mulut Yesus dari Nazareth. Akan tetapi, ia dan penulis Injil pun bukanlah penemu syair kebijaksanaan dan nubuat kenabian. Tradisi Yahudi dan juga kaum pagan pun sudah akrab dengan syair seperti itu. Yang membedakan ajaran Yesus dari kaum bijak dan nabi sebelumnya…