Category: Personal Notes
-

Moral Hazard
Ini cerita yang saya yakini benar, juga karena masuk nalar. Tak perlu dikaitkan secara langsung dengan perseteruan pilpres, apalagi dengan sentimen pribadi terhadap pihak mana pun [meskipun waspada terhadap kultus individu]; saya percaya saja, siapa pun pemenang pilpres, ada oligark yang untung, meskipun jika capres tertentu menang, kemungkinan cuannya berkembang…
-

Pikiran Kotor
Seorang teman menanyakan keadaan saya setelah hasil quick count keluar dan memunculkan akumulasi suara tertinggi untuk capres nganu; apakah saya kecewa atau sedih atau gimana. Saya jawab apa adanya sesuai pilihan kata yang disodorkannya: ada rasa kecewa dan sedih, tetapi segera saya tambahkan alasannya bukan karena capres nganu menang, melainkan…
-

Tulus
Ini lanjutan posting BanSos kemarin, yang diakhiri dengan pertanyaan apakah pandemi memang mengubah semua yang terhubung dengan strategi politik filantropi dan subsidi yang menyentuh hati (untuk tidak mengatakan rasa). Sekadar info, di pertengahan abad kedua Masehi, politik dermawan para oligark di Yunani Timur itu mencapai titik tertingginya; saya tidak bisa…
-

BanSos
Sebagai strategi politik, ulasan ini sudah sangat terlambat, tetapi sebagai pembelajaran, tak ada kata terlambat; dan saya akan sebut nama sesuai dengan yang saya dengar atau baca meskipun mesti saya pelesetkan supaya tidak polos-polos amat. Di telinga saya beberapa kali terdengar, termasuk dari kaum terpelajar, bahwa Genjer, kalau terpilih jadi…
-

Cooling System
Sudah sejak 30 tahun lalu ada suara profetik alias kenabian yang disampaikan Neil Postman. Kira-kira kalau saya bahasakan agak njelimet bunyinya seperti ini: tak usahlah risau dengan kecanggihan komputer yang mampu meniru kemampuan berpikir manusia karena persoalannya bukanlah bahwa komputer bisa atau tak bisa berpikir seperti manusia melainkan bahwa manusia…
-

Ngimpor
Saya bukan penonton debat cawapres setelah menonton debat cawapres pertama. Semalam pun, sempat disetelkan oleh teman serumah selagi saya makan malam sendirian. Tetapi, setelah teman saya ini pergi dan menawari apakah saya mau lanjut nonton, saya bilang tidak. Saya lebih menikmati makan dalam keheningan daripada nonton debat yang terhadapnya memang…
You must be logged in to post a comment.