Category: Daily Reflection
-

SiSiTiVi
Anda dapat mengetahui apa yang dipercayai seseorang bukan dari apa yang ia nyatakan di tempat ibadat, tetapi dari asumsi-asumsi yang mendasari tindakannya. Di tempat ibadat tentu yang lantang disuarakannya syahadat, tetapi mungkin yang terpancang di pikirannya syahwat. Bisa jadi, yang digaungkannya di tempat kerja adalah moto ‘waktu adalah uang’ tetapi…
-

Upah
Keuntungan terbesar dari kekayaan terletak pada kekuasaan dan pengaruh yang memungkinkan apa saja terjadi seturut keinginan si pemilik kekayaan. Itu bisa berlaku di ranah mana saja. Standar seperti itu bisa jadi idaman setiap orang, tetapi pada kenyataannya sedikit saja orang bisa menggapainya. Itu mengapa muncul sebutan oligarki. Hanya segelintir orang…
-

Follback
Kebanyakan dari Anda dan saya mampu menghasilkan uang banyak, juga dengan cara halal, tapi tidak mampu keluar dari perbudakannya. Mungkin kondisi itu masih lebih baik daripada orang lain yang selain tak mampu berpenghasilan di atas UMR, tak mampu juga melepaskan diri dari perbudakan uang. Akibatnya, entah duit banyak atau sedikit,…
-

Buta Abang
Contoh pepatah dalam teks bacaan utama hari ini mencuat di kepala saya kemarin setelah pabrik tekstil legend yang berlokasi di kota sebelah tempat tinggal saya resmi ditutup. Sebenarnya saya sudah mendengar slenthingan krisis pabrik ini sejak beberapa tahun lalu. Saya juga dengar bahwa pemilik dan direksinya berada di balik pemenangan…
-

Putus
Saya tidak akan menyalahkan Anda karena romantisme yang Anda pelihara, baik dalam hal cinta-cintaan maupun dalam hal agama atau kebangsaan dan lain-lainnya. Akan tetapi, kalau Anda memelihara romantisme Pertamina, saya akan menyalahkan Anda. Jangan khawatir, cuma saya salahkan, saya tidak menuntut apa-apa dari Anda. Saya pernah bertatap muka dengan pemuda…
-

Oplos
Para founders negeri ini berjuang mati-matian mengoplos sebuah bangsa majemuk dalam satu negara kesatuan, dan sebagian penerusnya, beserta followersnya, memanfaatkan oplosan itu untuk kepentingan crewnya dengan tameng NKRI harga mati. NKRI memang berisiko besar dimanfaatkan segelintir tikus dalam moncong garuda, dan rakyat jelantah hanya bisa terpana dengan mulut menganga, baik…