Category: Daily Reflection

  • Bukti

    Bukti

    Disclaimer: Ini bukan polemik tentang putusan MK, meskipun judulnya memakai kata dasar yang kerap dipakai sebagai dasar putusan MK. Tiada guna berpolemik di sini. Barangkali Anda pernah melihat suasana voting ketika orang celingak-celinguk dulu sebelum mengangkat tangannya untuk menyatakan setuju atau tidak setuju. Dapatkah Anda menyatakan bahwa kondisi celingak-celinguk tadi…

  • Pencuri

    Pencuri

    Dalam sebulan terakhir, kata ‘pencuri’ menjadi populer bahkan di ruang sidang Mahkamah Konstitusi, dan gara-gara kata itu pula polarisasi warga +62 begitu kelihatan, bahkan pada segmen agama tertentu, juga bahkan di kalangan ‘terpelajar’-nya. Itu seakan-akan membenarkan temuan bahwa rerata IQ warga negeri ini hanyalah sekitar 78; gimana kalo diukur juga emotional intelligence dan spiritual intelligencenya…

  • Perantau

    Perantau

    Di desa tempat ortu saya tinggal, nasib lampu penerangan jalan tidak begitu mujur karena kerap terjadi mutasi akibat ulah pencuri sampai akhirnya warga maklum dan tidak lagi memasang lampu penerangan jalan. Begitulah gambaran sederhana bagaimana kepentingan umum dirampas oleh oknum yang hendak memperkaya diri atau membuat dirinya terang benderang atau…

  • YamMie

    YamMie

    Sebagian dari Anda yang gemar mi instan terpopuler di dunia di bawah asuhan Salim Group mungkin mengira bahwa uang yang Anda pakai untuk membeli produk mi itu mengalir ke Salim Group dan berarti Anda memperkaya orang-orang yang sudah kaya raya. Ada betulnya, tetapi di bumi pertiwi sebesar ini, dengan kultur…

  • Kultus

    Kultus

    Saya masih melanjutkan uneg-uneg Pak Romo Berpolitik, bukan untuk membela Pak Romo, melainkan untuk memotivasi diri sendiri di tengah-tengah absurditas tahun politik. Uneg-uneg saya sejak awal masa puasa orang Katolik itu bukanlah perkara siapa pemenang pemilu, melainkan bagaimana kemenangan itu diperoleh; dan, saya kira, itu bahkan tak bisa dijawab oleh MK…

  • Tiga

    Tiga

    “Kampanyenya telat, Mo!” Begitu komentar salah seorang umat sewaktu saya berkhotbah di salah satu gereja dekat perbatasan dengan kota kelahiran saya. Padahal, sebetulnya umat itu ya sudah tahu: kalaupun tidak telat, kampanye saya tiada artinya, dan sudah dipastikan kalah sebelum bertanding. Uang, lagi-lagi uang, keuangan yang maha kuasa…. Saya benar-benar…