Gantian Dong

Boleh percaya, tidak pun boleh: bagaimanapun transisinya, matahari dan bulan bergantian menyampaikan sinar kepada bumi. Yohanes tampak mulai meredup dengan penangkapannya oleh Herodes dan Yesus menyingkir dari tempat ia dibesarkan ke wilayah Galilea. Pesan keduanya ya sama: supaya orang bertobat karena Kerajaan Allah itu sudah dekat.

Akan tetapi, penulis teks bacaan hari ini menunjukkan keterangan bahwa Yesus memulai pewartaannya di daerah yang orang-orangnya dicap sebagai kafir dan seburuk-buruknya orang beriman di Israel. Ketika orang-orang Yerusalem hendak menumpas pengaruh nabi di wilayah sentra peribadatan, Yesus memulainya dari daerah periferi.

Allah tidak berhenti dengan proyek keselamatan-Nya. Ia pun tidak habis juga di wilayah yang oleh kaum agamawan disebut kafir. Justru di wilayah dan pada orang-orang seperti itulah perlu diwartakan pertobatan dan juga penyembuhan. Memang titik lemah hidup ini, yang diremehkan orang arogan, justru bisa jadi kekuatan jika ada keterbukaan pada keterlibatan Allah (bdk. Luk 20,17). Sebaliknya, kekuatan seseorang bisa jadi titik lemahnya jika ia tidak terbuka pada keterlibatan Allah.

Berlama-lama terpuruk menandakan bahwa orang tidak percaya pada kekuatan Allah dan krasan dengan arogansi akan kekuatan diri adalah tanda penolakan Allah dalam hidupnya.


HARI BIASA SESUDAH PENAMPAKAN TUHAN B
Senin, 5 Januari 2015

1Yoh 3,22-4,6
Mat 4,12-17.23-25

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s