Collect moments, not things.
-

Resistensi
Seberapa jauh orang menjadi manusia sesungguhnya bergantung pada seberapa jauh ia memahami Allah. Tapi, gimana mungkin manusia memahami Allah sepenuhnya? Augustinus sudah jauh hari mengingatkan bahwa kepala manusia takkan sanggup menampung misteri ilahi ini. Iya, berarti memang orang bahkan tak bisa memahami kemanusiaan yang sesungguhnya. Konsekuensinya, bisa jadi kemanusiaan dan keilahian itu berhimpitan tanpa harus… Read more
-

Prinsip
Saya kutipkan pengalaman perubahan paradigma seperti dituturkan Frank Kock dalam majalah Proceedings terbitan The US Naval Institute. “Dua kapal perang yang ditugaskan ke skuadron pelatihan telah berada di laut untuk melakukan manuver dalam cuaca buruk selama beberapa hari. Saya bertugas di kapal perang utama dan berjaga-jaga di anjungan saat malam tiba. Jarak pandang sangat buruk… Read more
-

Usang
Pembaca zaman now melihat kisah penyembuhan dalam Kitab Suci sebagai mukjizat yang datang dari Allah. Namanya juga Kitab Suci, kan mesti dihubungkan dengan Yang Ilahi. Akan tetapi, penulis Kitab Suci tampaknya tidak menuliskan kisah penyembuhan begitu saja sebagai mukjizat yang mengundang decak kagum pembacanya dan reaksi ‘wow’ mereka itu bikin mereka semakin beriman kepada Allah.… Read more
-

Hadir
Dua hari kemarin saya nyepi di tempat yang suara alamnya (binatang, pohon, angin) cukup keras. Syukurlah, di tempat sepi itu kami tidak dilarang menonton film berjudul Intern alias pekerja magang. Bersama bahan-bahan lain untuk nyepi dan teks bacaan utama hari ini, saya meyakini bahwa Anda dan saya bisa berkontribusi pada dunia hanya dengan jalan menjadi diri… Read more
-

Selamat Pesta
Sebagian orang, mungkin Anda dan saya, menyembah Tuhan yang gak ada. Yang disembah tak lain adalah Tuhan ciptaan kita sendiri; ideologi yang tak terhubung dengan realitas konkret. Tuhan pun hanya ada di kepala dan jika isi kepalanya terdominasi oleh cuan dengan aneka dalihnya, kita menyembah Tuhan sejauh klop dengan logika cuan. Ada logika lain yang… Read more
-

Suara Tak Peduli
Rahmat itu paradoks; lagi-lagi, bisa seperti bayangan. Semakin didekati semakin menjauh, semakin dijauhi semakin mendekat. Tentu, itu hanya alegori untuk menunjukkan bahwa rahmat itu bekerja dengan sifat belas kasih dan pengampunan: hanya mereka yang berbelas kasihlah yang bisa menerima belas kasih, dan hanya mereka yang mengampunilah yang akan diampuni. Substansi pernyataan ini tidak bisa dimengerti… Read more
