Collect moments, not things.
-

MK
Belakangan ini, panggung politik menyodorkan sebuah mahkamah kekuasaan, yang alasan keberadaannya sangat klop dengan agenda reformasi. Sayangnya, saya baca, ada yang memberinya label mahkamah keluarga, yang mungkin maksudnya adalah keluarga bangsa Indonesia. Entahlah mau diplintir bagaimana; ini seperti dagelan ala Malam Kreativitas sekolah saya sewaktu SMA dulu. Malam Kreativitas adalah puncak kegiatan kompetisi aneka ekspresi Read more
-

Mood
Anda mungkin punya guru yang kadar keguruannya tercoreng karena sifat moodynya. Kalau urusan di rumahnya lagi amburadul, murid-muridnya mesti kena omel bin damprat. Lain hari, jika dari rumah seperti orang menang lotre, guru ini bisa jadi sangat lembut dan baik banget bahkan kepada mereka yang biasanya juga suka bikin perkara di kelas. Jika Anda punya Read more
-

Kompromi
Sebagian dari Anda mungkin punya NPWP dan tiap tahun membuat laporan pajak dengan status SPT nihil seperti saya [jangan bilang siapa-siapa ya]. Sebagian pemilik NPWP mungkin mesti membayar pajak sekitar satu bulan gaji dalam setahunnya. Sebagian lagi bisa jadi mesti membayar pajak lebih tinggi lagi karena penghasilan bulanannya melampaui gaji saya setahun. Saya yakin, entah Read more
-

Pesta
Sekitar 20 tahun lalu saya terbengong-bengong oleh debat panas antara dua teman saya dalam pertemuan sekitar 15 orang penerima beasiswa. Semula saya tak begitu peduli dengan topik perdebatan mereka tetapi karena rupanya mereka punya pengalaman di lapangan, saya mulai berusaha memahami topiknya: Israel vs Palestina. Mereka berdua sama-sama bernaung dalam Gereja Katolik seperti saya. Yang Read more
-

Klaim
Tahukah Anda di mana sakitnya setiap kali Anda mendengar seruan bahwa Allah itu maha besar sementara di sekeliling Anda begitu kentara bahwa yang diyakini maha besar itu adalah cuan dan kekuasaan? Dapatkah Anda menengarai di mana posisi mak jlebnya khotbah tentang Kerajaan Allah di tengah-tengah kesibukan dan kerewelan orang-orang yang sedang membangun kerajaan agama? Saya Read more
-

Permisi
Pagi ini saya dapati kartun yang menurut pendapat saya cukup jelas menyinggung judul posting minggu lalu: Rempang. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kalau cuma perkara sopan santun, tentu persoalan bisa dimediasi dengan permisi dan ganti rugi. Orang bisa saja menindas sesamanya dengan sangat sopan, sedemikian sopannya sampai-sampai yang ditindas tak merasa tertindas. Sekurang-kurangnya saya Read more
