Spirit’s Work: Wider and Deeper

Orang fanatik, fundamentalis, dan militan biasanya justru adalah orang yang tidak punya akar atau kompetensi dalam hal yang diklaimnya. Masuk akal tentunya, karena orang-orang seperti ini tidak memiliki update atau tidak melakukan upgrading sehingga yang bisa dibuatnya ialah mempertahankan apa yang dimilikinya sebagai satu-satunya tolok ukur kebenaran. Orang seperti ini menganggap agamanya paling benar di seantero jagad bagi semua orang karena ia sendiri tak pernah tahu dan mau tahu agama lain.

Orang-orang yang menentang Stefanus adalah orang-orang Yahudi yang hidup di wilayah diaspora, di luar wilayah orang-orang Yahudi ‘asli’ yang sudah terkontaminasi dengan pemikiran-pemikiran Yunani. Entah mengapa kok mereka ini menantang debat Stefanus. Lha orang yang jelas-jelas punya kuasa dan Roh Kudus kok dilawan. Tentu mereka sendiri kewalahan mengikuti logika argumentasi Stefanus yang mendapat inspirasi Roh Kudus. Seperti apa ya argumentasi yang inspirasinya dari Roh Kudus?

Sayangnya Kitab Suci gak kasih laporan detil argumentasi Stefanus (lha kalau ada laporan detilnya malah jadi notula rapat dong), tetapi bolehlah ditelusuri dari bacaan Injil hari ini. Orang banyak mencari Yesus tidak hanya di satu tempat. Mereka mesti memeriksa dari satu tempat ke tempat lain sampai akhirnya menemukan di mana Yesus berada. Artinya, orang memang sungguh-sungguh dipanggil untuk menjelajahi segala kemungkinan dan tidak pernah bisa hanya meyakini satu tempat untuk berjumpa dengan Kristus. Celakanya, setelah ketemu Yesus, malah ketahuan bahwa mereka punya motif pencarian yang kurang tepat: mereka mencari ‘makanan yang bisa binasa’.

Jadi, rupanya Roh Kudus mengarahkan orang bijak pada dua arah: keterbukaan kepada (1) sebanyak mungkin kemungkinan untuk berjumpa dengan Kristus dan (2) objek pencarian yang jauh lebih langgeng sifatnya. Ini menunjuk pada dua dimensi argumentasi: keluasan dan kemendalaman; argumentasi yang semakin luas dan semakin mendalam kiranya justru membebaskan orang dari aneka kepicikan fundamentalisme, fanatisme, radikalisme…

???????SENIN PASKA III
Kis 6,8-15

Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mukjizat-mukjizat dan tanda-tanda di antara orang banyak, tetapi tampillah…jemaat orang Libertini dari Kirene dan Aleksandria bersama dengan beberapa orang Yahudi dari Kilikia dan dari Asia. Orang-orang itu bersoal jawab dengan Stefanus, tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara.
Yoh 6,22-29
kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya...

ROSARIO PERISTIWA GEMBIRA

1 reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s