Did you love enough?

Seandainya betul pertanyaan Tuhan kelak ialah apakah kita sudah cukup mencinta, padahal Yesus menyodorkan kualitas-kualitas cinta yang tampak begitu sulit (mengampuni orang yang jelas-jelas jahat terhadap kita, kemurahan hati yang tampak tak masuk akal, membalas air tuba dengan air susu), mungkin hati kita ciut. Benar-benar sulit, bahkan tak mungkinlah mencintai seperti yang digambarkan Yesus karena kita ini manusia biasa yang rapuh (seolah-olah Yesus bukan manusia biasa yang mengenal kerapuhan)!

Keciutan hati itu rupanya muncul dari arogansi pengetahuan. Hal ini disinyalir oleh Paulus: kalau orang hanya mencari tahu benar-salah, baik-buruk dari aneka aturan, ia cenderung menjadi arogan karena pengetahuannya. Orang seperti ini bahkan beranggapan bahwa cinta adalah pengetahuan belaka, utak-atik-otak. Anggapan ini malah bisa mencederai orang, menghambat orang untuk benar-benar mencinta karena seluruh pusat ada pada pikiran sendiri.

Jika Paulus mengatakan “cinta itu membangun”, jelaslah maksudnya bahwa cinta seperti ini adalah cinta yang mengalir dari Allah dan kita ‘hanyalah’ saluran yang memungkinkan cinta sebagai relasi antara Allah dan manusia. Ya tetap sama susahnya sih! Akan tetapi, barangkali perbedaan fokus atau cara pandang sungguh bisa membantu: cinta itu membiarkan kemurahan hati dan pengampunan Allah terwujud dalam diri kita, melalui diri kita! Cinta bukan sesuatu yang kita buat (berdasarkan utak-atik-otak tadi), melainkan sesuatu yang Allah lakukan melalui diri kita.

So, did you love enough tak perlu hanya dipahami dengan parameter kuantitatif seberapa banyak aku melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, tetapi dengan refleksi kualitatif seberapa jauh aku membiarkan Allah bekerja dalam diriku. Ini berarti cinta tidak lagi sebatas perintah, melainkan dorongan gerak dari kedalaman hati. Rasanya ini lebih melegakan karena aktor sebenarnya adalah Allah sendiri dan kita, lagi-lagi, adalah co-worker.


KAMIS BIASA XXIII A/2
11 September 2014

1Kor 8,1-7.11-13
Luk 6,27-38

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s