Legislator Oke, Legalistik No

Agama Kristen lahir dalam lingkungan Yahudi yang kental dengan Hukum Taurat. Ketika agama itu menyebar keluar dari wilayah Yahudi, timbul persoalan: apakah orang yang bukan Yahudi itu juga mesti disunat seperti orang Yahudi untuk menjadi kristen. Singkatnya, tidak. Pauluslah yang paling getol mewartakan kebebasan bagi orang kristen untuk tidak terikat pada Hukum Taurat. Kenapa? Lha wong Hukum itu memang eksklusif untuk orang Yahudi, mosok yang bukan Yahudi mesti ikut aturan main Yahudi?! Tidak fair dong!

Paulus lebih spesifik menyinggung soal sunat Yahudi sebagai unsur penting dalam agama Yahudi. Menurut Paulus, jika orang non-Yahudi melakukan sunat itu sebagaimana diisyaratkan oleh agama Yahudi, tak ada gunanya orang itu mengklaim diri sebagai pengikut Kristus. Atau, lebih persisnya, sunat itu gak ada relevansinya dengan iman kepada Kristus. Paling banter, relevan untuk masalah kesehatan fisik seseorang. Tidak ada makna rohani dalam tradisi kristen.

Hukum tidak pada dirinya buruk. Hukum justru mendorong kebaikan jika dilandasi oleh kebebasan. Itulah yang ditawarkan Kristus: jangan sampai orang jatuh pada sikap legalistik ala ahli Taurat atau kaum Farisi. Mereka bukan legislator Hukum Taurat itu sendiri, dan celakanya, mereka menghayati hukum itu secara legalistik. Makin runyam, kan.

Pengikut Kristus tentu saja tidak menolak pentingnya legislator untuk menata kehidupan bersama. Hanya saja, legislator perlu sungguh-sungguh melandasi tatanan  yang dibuatnya supaya semakin banyak orang bisa terlibat menularkan kedamaian, keselamatan, kebebasan, dan apa-apa saja yang diperlukan bagi kebaikan hidup bersama. Jika tidak, ujung-ujungnya ya seperti badan legislatif yang terus menerus cari cara untuk balas dendam, untuk membebaskan diri dari jeratan hukum atas kesalahannya sendiri, untuk mengacaukan masyarakat.

You know what I mean lah….


SELASA BIASA XXVIII
14 Oktober 2014

Gal 4,31b-5,6
Luk 11,37-41

1 reply

  1. Hukum justru mendorong kebaikan jika dilandasi oleh kebebasan.<–jauh panggang dari api..krn semangat kesatuan..kekeluargaan di Nusantara terlalu gampang digadaikan..dengan harta dan tahta

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s