Doa Bukan Pelarian, Brow!

Para murid akhirnya kembali juga kepada Yesus setelah diutus berdua-dua. Apakah mereka kembali berdua belas? Tidak! Mereka kembali diikuti oleh orang banyak yang mengikuti mereka entah untuk minta kesembuhan atau keperluan lain. Nah lo, bahkan untuk makan saja sampai mereka tak sempat! Yesus mengajak mereka pergi ke tempat sunyi supaya mereka beristirahat sejenak. Mereka naik perahu dan bertolak dari pantai meninggalkan orang banyak untuk menuju tempat sunyi.

Di manakah tempat sunyi? Apakah mereka sampai ke tempat sunyi itu? Orang banyak di darat melihat ke mana mereka pergi dan malah mereka mendahului tiba di tempat yang mereka tuju! Jadi, Yesus dan murid-muridnya tak bisa mengasingkan diri dari orang banyak yang begitu chaotic mencari mereka. Lihatlah perubahan yang dialami Yesus sendiri: semula ia berniat mengasingkan diri dari orang banyak alias melarikan diri, betapapun niat pelarian itu sangat baik; tetapi di akhir narasi malah Yesus tergerak hatinya oleh kerumunan orang banyak itu. Sekali lagi, kebaikan itu seperti bayangan: menjauh dari orang yang memaksakan diri untuk mengejarnya, tetapi senantiasa mengejar orang yang hendak lari daripadanya.

Pertanyaannya belum terjawab: di manakah tempat sunyi itu dan apakah mereka sampai ke tempat sunyi itu? Jawabannya mudah: tempat sunyi itu ialah perahu di mana mereka berada! Yesus dan para murid hanya bisa beristirahat selama berada dalam perahu. Poin pentingnya bukan tempat istirahat, melainkan waktu istirahat; dan karena waktu senantiasa mengikat ruang, di mana bumi dipijak, di situlah langit dijunjung!

Doa bukan momen pelarian diri, melainkan momen pemurnian kesadaran, kebebasan, kehendak, dan imajinasi supaya belas kasih Allah itu maujud dalam tindakan manusia. Maka, bahkan dalam kesibukannya, setiap orang dipanggil untuk menyediakan momen itu supaya hidupnya tak ikut-ikutan chaotic.

Ya Allah, utuslah Roh Kudus-Mu, supaya aku dapat berdoa: hidup di hadirat-Mu. Amin.


SABTU BIASA IV B/1
7 Februari 2015

Ibr 13,15-17.20-21
Mrk 6,30-34

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s