Belajar Tobat dari Orang Lain

Untuk bertobat sebetulnya orang tak membutuhkan tanda luar biasa, apalagi pengalaman traumatik. Jika mesti menunggu pengalaman kepentok dulu, itu namanya kapok; dan meskipun trus bisa saja orang bertobat setelah kapok, itu tetaplah bernama kapok dan tobat lebih dari sekadar kapok. Lha iyalah, kalau cuma kapok, anak anjing alias kirik pun bisa (setelah moncongnya dipukuli berkali-kali?).

Orang-orang Niniwe bertobat bukan karena pengalaman traumatik atau tanda luar biasa, melainkan karena pewartaan yang disampaikan Nabi Yunus. Isi pewartaannya sendiri tampak bernuansa ancaman: empat puluh hari lagi Niniwe akan ditunggangbalikkan. Angka empat puluh muncul lagi: kalau kejahatanmu sudah sampai pada titik jenuh, hancurlah kamu! Ternyata, bangsa Niniwe tidak menanti sampai titik jenuh. Mereka percaya bahwa Allah benar-benar mampu menunggangbalikkan kota Niniwe. Supaya itu tidak terjadi, mereka melihat jalan keluarnya: bertobat. Artinya, berbalik kepada Allah dan meletakkan penyelenggaraan kehidupan kepada kemurahan hati Allah sendiri: siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal serta berpaling dari murka-Nya. Jadi, bahkan dalam teks Yunus, tobat tidak identik dengan kapok karena tolok ukurnya adalah kerahiman Allah sendiri yang membuat murka-Nya surut.

Bacaan kedua mengajak orang beriman untuk melihat pondasi tobat yang benar: kepercayaan kepada tanda yang lebih besar daripada warta yang disampaikan Yunus. Yunus hanya ditelan ikan selama tiga hari. Yesus ditelan kematian selama tiga hari. Logikanya, warta yang dihidupi Yesus kiranya lebih dahsyat dong. Maka, kalau orang percaya pada warta ini dan gak juga bertobat, kiranya murka Allah jauh lebih keras daripada murka-Nya terhadap bangsa Niniwe. Idealnya, kepercayaan berbanding lurus dengan pertobatan.



HARI RABU PRAPASKA I
25 Februari 2015

Yun 3,1-10
Luk 11,29-32

Posting Tahun Lalu: Repentance: Fusion of Horizons

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s