Hukum Membebaskan

Orang sering mengasosiasikan perintah atau aturan dengan kewajiban. Ini bukannya tanpa alasan dan memang masuk akal karena aturan tentu saja dibuat supaya ditaati. Mungkin ada juga instansi yang membuat aturan supaya bisa dilanggar, tetapi kita tahu sendiri bagaimana kualitas instansi seperti itu: amburadul. Sebaliknya, asosiasi aturan dengan kewajiban juga bisa membuat hidup orang jadi sedemikian rempong sampai mati.

Yesus bicara soal aturan sebagai bantuan untuk memperoleh hidup abadi. ‘Sepuluh perintah Allah’ bukanlah perintah seperti ahli komputer memasukkan kode-kode command pada sistem komputasi. ‘Sepuluh perintah Allah’ merupakan anjuran agar hidup abadi bisa dialami orang yang menjalankannya. Celakanya, anjuran justru berpotensi memblokade keabadian hidup jika anjuran itu diterima sebagai instruksi yang dimutlakkan. Ini kelihatan pada orang-orang yang menjalankan perintah tanpa mengerti konteks perintahnya; pada orang-orang yang menjalankan fungsi robot dan tak pernah mengerti mengapa dan bagaimana aturan main itu mengantarnya pada kebahagiaan; pada orang-orang yang tak mengalami kebebasan dalam menaati aturan atau hukum.

Tuhan, semoga kami menangkap kehendak-Mu dalam setiap tugas dan kewajiban yang kami emban. Amin.


SENIN XX
15 Agustus 2016

Yeh 24,15-24
Mat 19,16-22

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s