Determinasi Orang Rendah Hati

Poin menarik bacaan pertama hari ini ialah nasihat Gamaliel, seorang Farisi dan ahli hukum Taurat, anggota Mahkamah Agama: sudahlah, jangan bertindak keterlaluan dengan melenyapkan murid Yesus ini karena dari sejarah bisa dipelajari bahwa sekte yang tidak berasal dari Allah, berapapun jumlah pengikutnya, akan hancur dengan sendirinya. Kalau orang menghancurkan menghabisi murid Yesus ini dan ternyata gerakan ini muncul dari Allah sendiri, kelompok ini takkan binasa dan malah menyatakan bahwa orang yang membinasakan sekte ini melawan Allah sendiri.

Bacaan Injil menunjukkan poin yang tampaknya bertentangan: pengikut Kristus harus mengambil tanggung jawab supaya semakin banyak orang, atau bahkan semua orang, mengalami rahmat Allah sendiri, supaya semua mendapat roti. Maka, pokoknya bukan bahwa yang dimiliki seseorang tidak seberapa dibandingkan dengan jumlah orang banyak. Pokoknya ialah orang meletakkan seluruh kepunyaannya supaya ditransformasi oleh Kristus sendiri menjadi jalur rahmat bagi banyak orang.

Itu berarti dari pihak pengikut Kristus dituntut suatu keterlibatan tanggung jawab terhadap bonum commune tanpa meniadakan peran Allah sendiri, Sang Penyelenggara Ilahi. Tak sedikit orang yang kecil hati dan tidak melibatkan dirinya untuk pembangunan Kerajaan Allah bagi semua, tetapi tak sedikit pula orang yang jatuh pada aktivisme yang menempatkan kemampuan mereka di atas segala-galanya sehingga jika target mereka gagal, mereka menghayati bahwa Allah itu nonsense, tak bisa bertindak apa-apa terhadap ketidakadilan sosial dan sebagainya, atau mereka menganggap bentuk tanggung jawab mereka tidak ada artinya.

Azas dan dasar hidup manusia tidak mengizinkan perampasan kuasa Allah dengan dalih bertanggung jawab atas kemanusiaan. Manusia mesti ambil tanggung jawab sepenuh-penuhnya tetapi dalam kerendahan hati bahwa tanggung jawabnya itu hanyalah sebagian dari keseluruhan proses penciptaan Allah sendiri. Santo Athanasius yang diperingati Gereja Katolik hari ini berjuang mati-matian menentang ajaran sesat arianisme tetapi sebagai uskup pun ia tidak semena-mena membasmi pengikut-pengikut arianisme.

Ya Tuhan, bantulah kami mengambil tanggung jawab tanpa pretensi menjadi hakim bagi sesama. Amin.


JUMAT PASKA II
Peringatan Santo Athanasius
2 Mei 2014

Kis 5,34-42
Yoh 6,1-15

1 reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s