Narsis Gak Eaaaa….

Hari ini Gereja Katolik memestakan Yesus yang menampakkan kemuliaan-Nya; ya tidak ada makan-makan atau minum-minum sih selain perayaan Ekaristi saja. Mengapa dipestakan? Terus terang saya tak tahuKalau mau sekadar jenguk Tante Wiki silakan klik di sini. Yang penting, apa relevansinya bagi iman kita sekarang?

Ada ulasan menarik yang membandingkan narasi transfigurasi (atau metamorfose, sebagai kata yang dipakai untuk menyingkat Yesus-menampakkan-kemuliaan-Nya-di-Gunung-Tabor) dengan narasi penyaliban. Yang mengulasnya ahli kitab suci, Tom Wright. Silakan klik di sini kalau mau baca sendiri ulasan lengkapnya (mungkin masih ada).

Transfigurasi-Salib

Masih ingat kegunaan hal negatif atau buruk dalam posting ‘Untung ada Prabowo‘? Dengan model itu pula bisa kita pahami bahwa penampakan kemuliaan Yesus mendapatkan maknanya dengan melihat peristiwa penyaliban, dan sebaliknya! Seolah-olah mau dikatakan bahwa penampakan kemuliaan bukan akhir, demikian juga penyaliban bukan akhir segala-galanya (karena masih ada kebangkitan). Romo Tom Shanahan SJ mengulasnya begini: Our lives are filled with experiences that we could describe as transfigurations: think of the birth of a child; honors coming from the hard work of getting an education; truly enjoying the benefits of good health.  And our lives are filled with crucifixion experiences as well: the loss of a job or economic instability; the loss of a loved one to death; the pain of illness.  The list can go on, and we are all called to be attentive to both types of experiences – those by which I am transfigured and those that are a crucifixion to me.  The same glory shines through both of these real life situations if we but let it in, and in so doing we let Christ in at ever-deeper levels of our lives.

Yesus ini kok rasa-rasanya jadi tebar pesona gitu ya? Ia mau menampakkan kemuliaan di mana-mana! Ups… sabar dulu brow! Kutipan Injil hari ini punya pesan pokok yang menantang: Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia! Transfigurasi Yesus mengundang para rasul untuk mendengarkan Yesus! Dengan cara itulah kemuliaan Yesus bisa dipancarkan terus. 

Konon ada wartawan yang bertanya pada Bunda Teresa bagaimana ia berdoa dan Bunda Teresa menjawab ia duduk saja. Lalu? Ya mendengarkan Yesus. Lalu, apa yang dikatakan Yesus? Yesus tidak mengatakan apa-apa, Dia mendengarkan saya. Tentu wartawan keheranan dengan jawaban itu sebelum Bunda Teresa menambahkan: kalau Anda tidak mengerti apa yang saya katakan, saya juga tidak bisa menjelaskannya lagi. Wis cetha!


PESTA TRANSFIGURASI (Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya)
(Rabu Biasa XVIII A/2)
6 Agustus 2014

Dan 7,9-10.13-14
Mat 17,1-9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s