Tobat Tulus vs Akal Bulus

Seorang teman tak habis pikir dengan bulus yang hilang dari kandangnya padahal ia merasa sudah membuat kandang yang cukup tinggi. Lama-lama ia tersadar mengapa ada ungkapan akal bulus dan akal bulus ini bisa diadopsi oleh orang Katolik bahkan dalam pertobatannya! Contoh kecil ialah seorang pria yang sudah dikenal misionaris sebagai umat siluman: hanya datang kepada pastor saat ia kepepet membutuhkan dana cair. Setiap kali datang, ia pasti memiliki aneka penjelasan untuk meminta uang dari pastor sampai suatu hari si pastor ini tak mau lagi menerimanya.

“Kamu pasti mau minta uang, kan? Sudah, pulang saja, jangan menipu lagi.” Kata pastor itu.
“Loh, tidak, Romo. Saya mau mengaku dosa.” Pemuda itu menunjukkan niat baiknya untuk bertobat sehingga sang pastor pun tak jadi mengusirnya.
“Ya sudah, tunggu di kamar tamu, nanti saya datang.”
Akhirnya, terjadilah pengakuan dosa di kamar tamu pastoran dan setelah selesai, pemuda itu masih melanjutkan obrolan dan tibalah topik obrolan pada niat pemuda itu untuk pergi ke kota asalnya dan minta uang pada sang pastor.
“Loh, tadi kamu bilang ke sini bukan untuk minta uang, kan?” sang pastor pun terlihat jengkel.
“Ya, jangan begitulah, Romo. Kali ini saya benar-benar butuh.” Tuing tuing tuing…

Puasa makan-minum sebagai tanda tobat yang disodorkan orang-orang Farisi itu rawan akal bulus, karena fokusnya pada fisik. Puasa sebagai tanda tobat yang tulus justru adalah self-denial yang dilandasi oleh sebuah pembedaan roh: orang menyangkal dorongan-dorongan roh jahat yang ujung-ujungnya menyeret orang untuk menjauh dari Allah Pencipta sendiri. Puasa jenis ini tak lagi memutlakkan diet atau puasa makan-minum. Lha wajar saja, kalau orang sungguh dekat dengan Tuhan, ia bebas melakukan apapun! Tidak berlaku sebaliknya: orang yang bebas mutlak belum tentu punya relasi dengan Tuhan, bahkan mungkin malah menihilkan Tuhan.


JUMAT BIASA XXII A
Peringatan Fakultatif Beata Teresa (Kalkuta)
5 September 2014

1Kor 4,1-5
Luk 5,33-39

0 replies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s