Latihan Doa 47: Penetapan Ekaristi

1. Persiapan Doa (5-15 menit)

Memilih (baca semua secara sepintas lalu memilih salah satu yang dianggap menyentuh hati), menyiapkan bahan doa:
Mat 26,17-30 (Persiapan Paska)
Luk 22,7-20 (Persiapan Paska)
Yoh 6,25-59 (Wacana mengenai Roti Hidup)
1Kor 11,23-34 (Tuhan membangun Yerusalem kembali)
Mencari tempat doa yang kondusif, menonaktifkan apa saja yang bisa mendistraksi kegiatan doa.
Mengambil posisi yang paling kondusif untuk berdoa (duduk tegak, bersila, telungkup… tapi mungkin posisi ini nantinya membantu orang untuk tidur)

Doa persiapan:

Tuhan Yesus, aku mohon rahmat untuk mengetahui dan menghargai dalam-dalam Perjampuan Terakhir, dengan memahami bahwa dalam peristiwa inilah Ekaristi ditetapkan — Ekaristi sebagai bukti terbesar cinta Bapa kepada kami semua.

2. Doanya sendiri (20-60 menit)

LastSupperRoom

  • Kontemplasikanlah Perjamuan Terakhir Tuhan Yesus.
    Imajinasikanlah senakel (kamar atas yang dipakai untuk perjamuan) dan masuk dalam suasana doa, dalam adegan-adegan Injil, dengan mempertimbangkan tempat dan para murid di sana.
    Apakah yang kulihat? Apa saja yang kudengar? Kucium? Kusentuh? Mungkin juga kucecapi?
    Luangkan waktu untuk masuk dalam detil peristiwa Perjamuan Terakhir Tuhan Yesus dan perlahan-lahan, pada akhirnya, memfokuskan perhatian pada-Nya dan menatap penuh kasih wajah-Nya.
  • Pada Perjamuan Terakhir, selama penetapan Ekaristi itu, Tuhan berkata,”Aku sangat rindu  makan Paska ini bersama kalian sebelum Aku menderita.” (Luk 22,15)
    Dalam bahasa Indonesia kata rindu tidak mewakili greget kata Yunani Ἐπιθυμίᾳ. Kata ini sepadan dengan kata nafsu, hasrat kuat, desire yang juga menjadi dimensi cinta. Terasa di sini bahwa cintalah yang menggerakkan Yesus juga untuk mengadakan Perjamuan Terakhir.
    Masuklah ke dalam hati Tuhan Yesus yang suci dan biarkan saja hasrat mendalam Kristus itu menguasai hatiku.
  • Sekarang ini, apa persisnya hasrat terdalamku, bagi diriku sendiri? Bagi orang-orang yang kusayangi? Bagi komunitas tempat hidupku? Bagi negara dan bangsaku? Bagi seluruh dunia?
    Sebut dan perjelaslah hasrat-hasrat itu dan kajilah satu per satu.
  • Biarkanlah diriku mengalami banyak semangat dan perhatian akan Tuhan saat mengkontemplasikan Tuhan dalam Perjamuan Terakhir — Anak Manusia yang Tuhan semesta alam, tetapi berhasrat begitu besar untuk diambil, diberkati, dan dipecah-pecahkan oleh Bapa sehingga bisa memberikannya kepada kita semua.
  • Begitu banyak bagian dari penghayatan Ekaristi adalah memercayakan diri kepada Allah dan mengizinkan-Nya secara eksplisit untuk memecah-mecahkan kita seperti roti yang dipecah-pecahkan itu bagi orang-orang lain.
    Datanglah kepada Tuhan dan setelah siap, dengan semangat memohon kepada-Nya untuk mengambilku, memberkatiku, memecah-mecahkan diriku dan memberikan aku kepada orang-orang lain.

Melakukan wawancara batin

Mengimajinasikan Kristus yang bergantung di salib atau Bunda Maria dan mendialogkan pokok-pokok tersebut: hasrat mendalam untuk memberikan diri kepada Allah demi sesama.
Berterimakasihlah kepada-Nya atas karunia Ekaristi. Buatlah persembahan diri yang tulus kepada Tuhan dengan mengizinkan-Nya secara eksplisit untuk memperlakukan diriku seperti yang Ia kehendaki.
Mohon berkat Allah dan akhiri dengan rasa syukur yang tulus atas sentuhan Allah dan rahmat penghiburan, dengan doa Bapa Kami atau Jiwa Kristus atau Salam Maria.

3. Refleksi (5-15 menit)

Mencatat poin-poin penting dalam proses doa:
(1) perasaan-perasaan sebelum doa, pada saat doa, dan setelah selesai doa
(2) insight yang diperoleh dari doa tadi (baik yang bersifat informatif intelektual maupun spiritual)
(3) niat atau dorongan-dorongan yang muncul setelah doa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s