Tidur Aja Dapat Duit

Hari-hari pasca kebangkitan Yesus itu memang kelihatan kacau, penuh kesalahpahaman atau ketidakmengertian. Perempuan-perempuan pagi-pagi menuju makam untuk mengolesi jenasah Yesus tapi yang mereka jumpai malah makam kosong. Para rasul, yang waktu itu masih akrab dengan bias gender, tak percaya dengan omongan perempuan itu (maklum, seringkali mereka menarik kesimpulan atas dasar perasaan, haha…) mengenai jenasah Yesus yang raib. Yang paling lucu bagi saya ialah sidang para pemimpin agama yang mendapat laporan fakta dari prajurit penjaga kubur. Kiranya mereka cuma bisa bilang bahwa batu penutup makam itu bergeser. Bagaimana itu bisa terjadi, mereka jelas tak tahu, tidak melihatnya juga.

Nah, lucunya ialah justru para pemimpin agama itu memberi kerangka tafsir terhadap fakta makam kosong dengan skenario aneh: umumkan bahwa jenasah ‘orang gila’ itu dicuri sewaktu kalian tertidur! Ini jelas-jelas gak masuk akal: bagaimana mungkin Anda tidur dan meyakinkan orang bahwa saat tidur itu hape Anda dicolong office boy Anda? Paling banter, Anda hanya bisa mengatakan bahwa saat Anda tidur, bumi berputar pada porosnya dan mengelilingi matahari (bahkan meskipun Anda tak bisa membuktikannya)! Tetapi, begitulah otoritas nan korup. Argumentasi aneh pun bisa dibeli, skripsi dan disertasi juga bisa dicarikan joki, segampang membuat paper dengan metode copy – paste!

Seorang karyawan baru saya dengan sangat ngotot mengembalikan kelebihan gajinya. Ia membuat perhitungan yang saya koreksi (dan koreksian saya malah salah!). Hari kerjanya lebih sedikit daripada yang saya hitung; menurut saya, seharusnya ia bekerja selama 23 hari, bukan 20 hari. Setelah duduk bersama dan saya menyadari kesalahan, saya tetap mengatakan bahwa uang kelebihan itu tak perlu dikembalikan kepada saya karena itu adalah kesalahan saya dan saya tidak ingin mengurangi uang yang sudah diterimanya. Akan tetapi, akhirnya dia tetaplah mengembalikan uang itu. Apa yang membuat saya menerima uang yang dikembalikannya? Bukan prinsip atau ide mengenai keadilan bla bla bla, melainkan bahwa ia mengatakan, “Hati saya tidak tenang.”

Dari hati yang bersih itu mengalir juga pilihan yang bening, dan ini muncul dari karyawan harian saya. Warta kebangkitan Kristus tak bisa ditampung dengan aneka argumentasi yang kadang malah kontradiktif, tetapi mesti dikembalikan pada hati yang bebas untuk memercayainya. Sayangnya, aneka argumentasi nan korup itu justru muncul dalam lingkaran pemimpin, kelompok orang yang memiliki otoritas, yang bahkan tidur pun dibayar!


HARI SENIN DALAM OKTAF PASKA
6 April 2015

Kis 2,14.22-32
Mat 28,8-15

Posting Tahun Lalu: Money Politics In The Bible

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s