Capek Beriman?

Ada istilah burnout dalam psikologi yang menunjukkan status habisnya motif orang untuk kerja karena saking banyak atau lamanya ia bekerja. Terlalu banyak stress dalam kerja untuk waktu lama justru membuat orang tak bisa lagi fokus dalam kerjanya. Yesus seharian bekerja dan di penghujung hari meminta murid-muridnya untuk pergi ke seberang danau, dari Kapernaum ke daerah yang penduduknya dianggap ‘kafir’. Mereka naik perahu dan di tengah danau itu muncul badai yang hampir menenggelamkan perahu yang mereka naiki. Sementara para murid begitu takut dengan air yang memenuhi perahu, Yesus malah tidur nyenyak!

Bagaimana mungkin Yesus enak-enak tidur sementara para murid sibuk menguras air yang masuk ke perahu dan begitu takut karena hampir tenggelam? Yesus ini guru macam apa?! Tidak sensitif terhadap keadaan bahaya! Egois! Maunya enak-enak saja. Akan tetapi, dengan common sense pembaca juga bisa mengerti bahwa jika Yesus sampai tertidur begitu nyenyak, itu indikasi bahwa ia begitu kelelahan setelah seharian bekerja sehingga tertidur.

Meskipun begitu, sori Brow, ini cerita Kitab Suci, bukan reportase koran abal-abal yang memancing tanya: beneran gak sih ini? Bener gak sih kejadian Yesus menenangkan badai ini? Pertanyaan serupa yang terakumulasi dari kisah-kisah lainnya bisa jadi bikin orang krisis dan capek dengan krisis itu, akhirnya burnout juga, bukan dalam kerja, melainkan dalam beriman! Lha, orang yang burnout dalam beriman ini gak bisa lagi mikir baik-baik soal iman: milih jadi ateis atau jadi fundamentalis (sama-sama ‘kehilangan’ iman)!

Poin penting Injil Markus justru tak ikut disertakan dalam bacaan Injil hari ini, yaitu ayat 41: Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?” Ayat ini mengikuti cerita Yesus meredakan angin ribut itu. Kapan? Petang hari, yaitu saat mulai gelap. Di mana? Di danau yang punya karakteristik seperti laut. Dua elemen itu menunjukkan bahwa Yesus dan para murid masuk dalam dunia yang begitu chaotic, jahat, tak teratur (ini mengingatkan pembaca pada kisah penciptaan sebagai penataan semesta). 

Dunia chaotic itu mesti dilalui untuk sampai ke seberang danau, alias untuk menjalankan kerja, pewartaan kepada orang-orang baru. Mereka tidak ke seberang danau untuk beristirahat! Akan tetapi, dalam perjalanan itu bisa jadi orang kelelahan dan karena itu butuh istirahat. Lha kalau istirahat njuk perahunya tenggelam dong!

Teksnya memang bicara bahwa Yesus dibangunkan, lalu menghardik angin dan danau jadi tenang. Tapi, bukan itu yang mau diwartakan Markus. Ia tidak sedang menceritakan mukjizat. Pesan pentingnya justru teguran Yesus sendiri: mengapa kamu begitu takut, mengapa kamu tidak percaya? Ini bisa dipadankan dengan pertanyaan kepada Ayub dalam bacaan pertama: kamu itu di mana sewaktu Aku menciptakan semesta?

Artinya, Yesus merepresentasikan Allah yang menunjukkan kuasa-Nya melampaui pikiran manusia. Ia punya kuasa atas kebaikan dan kejahatan. Di hadapan kejahatan, Allah tetap mampu menjalankan proyek keselamatan-Nya. Maka, bekerjalah menguras air, atau apa pun pekerjaanmu dalam situasi bahaya, tapi tataplah Yesus yang tetap tenang. Allah punya kuasa atas kematian dan tak begitu saja mengintervensi usaha manusia. Kalau orang bekerja dalam ketakutan (bangkrut, dipecat, tak bisa makan, tak bisa plesir), barangkali ia sedang menampilkan dirinya sendiri sebagai penguasa kehidupan dan kematian. Kalau berimannya seperti itu, pastilah capek!

Allah yang mahakuasa, berilah aku rahmat untuk bekerja sekuat tenaga dan senantiasa sadar bahwa Engkaulah Aktor utama dalam hidupku dan perkenankanlah aku menjadi alat-Mu.


HARI MINGGU BIASA XII B/1
21 Juni 2015

Ayb 38,1.8-11
2Kor 5,14-17
Mrk 4,35-40

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s