Balikin KTP Gue!

Ini banyolan jadul [maksudnya 80-an] nan garing: kalau ‘kuda’ dibalik jadi ‘aduk’, maka ‘bakso’ dibalik jadi tumpah… [eaaaa selamat bagi yang ngidam bakso]. Belum lama ini medsos dihiasi tagar ‘balikin KTP gue’ dan bisa Anda bayangkan apa yang terjadi kalau KTP dibalikin: kelihatan peta buta wilayah NKRI! Ah, Romo ini emang garing dah!

Entah garing atau basah, di kepala saya memang muncul asosiasi #balikinktpgue ketika membaca teks hari ini. Persisnya sewaktu mengkontemplasikan Petrus yang menarik Yesus sembari ngomel,“Itu gak betul! Gak mungkin penyelamat itu menderita apalagi mati! Aku takkan membiarkan hal itu terjadi!” Paralel teks ini ada pada posting Put Your Liberating Glass On.

Petrus sudah terlanjur numpuk KTP mengucapkan identitas Yesus menurut pikirannya dia sendiri: Yesus ini karena punya kemampuan supranatural pastilah jadi tokoh hebat. Ia punya kesaktian yang bisa mengalahkan raja-raja manapun. Tau sendiri kan? Yang pantas dijadikan penyelamat itu tentu orang yang terbukti punya kekuatan yang bisa menundukkan lawan-lawannya. Nah, karena aku ikut jadi tim suksesnya, nantinya aku juga bakal dapat cipratan kekuasaannya dong, entah jadi menteri keuangan, perhubungan, atau urusan wanita, pokoknya dapat posisilah!

Hwarakadah, lha baru aja kubilang dia ini penyelamat, kok malah dengan entengnya dia meramalkan nasibnya sendiri bakal menderita dan dianiaya sampai mati?!! Ini apa-apaan sih? Dah, #balikinktpgue aja deh kalo gitu mah! Harusnya kalau kubilang engkau Mesias si penyelamat itu ya paling tidak kamu yakin pada dirimu sendiri bahwa kamu akan punya kekuasaan besar dan bisa mengalahkan raja-raja lain, bahkan juga kalau kamu menempuhnya dari nol dan dengan jalur independen! Bukannya malah belum-belum menyerah dan membuat prediksi dirimu akan kalah, dianiaya, dan dibunuh! Gitu loh, Sus! Paham gak sih kamu, Sus?!!!

Petrus, yang adalah orang di lingkaran dekat Yesus saja, ternyata gagal paham. Tentu tidak lebih mudah bagi orang-orang zaman ini untuk menangkap prediksi yang disampaikan Yesus: bahwa Kebenaran itu akan menjadi bulan-bulanan mereka yang terus menerus membela kepentingan diri lebih dari kepentingan NKRI, yang adalah Negara Ketuhanan Republik Indonesia, dan Negara Kemanusiaan Republik Indonesia, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Negara Kerakyatan Republik Indonesia, serta Negara Keadilan Republik Indonesia.

Orang-orang seperti Petrus ini bisa jadi membela NKRI, tetapi ujung-ujungnya yang dibelanya adalah Negara Korup karena yang dipikirnya cuma kuasa, posisi, harga diri, jabatan, duit, dan sejenisnya. Kalau cuma itu yang ada di kepala, jelas isinya sikut sana sikut sini, tendang sana tendang sini, bakar sana bakar sini. Orang yang hendak melawan itu… ya kena getahnya dah, dan kalau ia tak terkena getah, jangan-jangan memang ia tak berbuat apa-apa alias berkamuflase dengan posisi oportunisnya.

Tuhan, semoga kami dapat semakin fokus pada cara berpikir-Mu. Amin.


KAMIS BIASA XVIII
(Pesta Wajib St. Yohanes Maria Vianney)
4 Agustus 2016

Yer 31,31-34
Mat 16,13-23

Posting Kamis Biasa XVIII Tahun 2014: Bisnis Hangat, Keluarga Dingin?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s