Yellow Box Junction

Saya kenal Yellow Box Junction di Chiang Mai dan aturannya dijalankan meskipun tak terlihat ada polisi lalu lintas atau kamera pengintai di sekitarnya. Prinsipnya di dalam Yellow Box Junction itu tak ada kendaraan yang berhenti. Ini sangat berguna terutama pada saat jalanan macet, ada ruas yang terbebaskan untuk mereka yang hendak menuju area yang tak terkena kemacetan. Artinya, orang yang memang tidak hendak menuju area kemacetan tak perlu ikut menanggung kemacetan karena dia dimungkinkan bergerak ke ruas jalan yang tidak macet.

Di kota tempat tinggal saya ini, ada beberapa titik kemacetan yang terjadi karena tak ada prinsip Yellow Box Junction. Jadi, meskipun jelas-jelas di depan persimpangan itu macet dan kalaupun orang memajukan kendaraannya 10 meter ke depan pasti hanya akan berhenti di situ karena macet, ia tetap akan memacu mobilnya dan berhenti di persimpangan, sehingga mereka yang hendak menyeberang persimpangan mesti ikut berhenti dan membuat kemacetan baru. Orang tak tahan membiarkan ada ruang lebar yang kosong melompong dan merasa diri harus berhenti di situ dan akibatnya malah bikin macet.

Pesan teks hari ini jelas: Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat. Lha iya jelaslah, karena kebanyakan orang bertendensi mencari jalan pintu yang tidak sesak, jalan yang bebas hambatan, sukak-sukak gua mau ngapain. Orang-orang ini lupa bahwa paradigma itu pada dirinya sudah membawa problem kemacetan lalu lintas juga dalam arti rohani.

Agama mendapat banyak kritik sebagai institusi yang menciptakan ironi, tetapi pengkritiknya juga rupanya menciptakan ironinya sendiri. Yesus tidak sedang membela agama. Dia bicara soal Kerajaan Allah, soal keselamatan manusia secara utuh. Concern dia tak terletak pada jumlah, pada hasil, pada efisiensi dan efektivitas, tetapi pada sikap dasar orang untuk berani fight, struggle dalam disiplin hidup rohani juga.

Tak sedikit orang yang menganggap agama adalah skandal: kalau relasi dengan Allah itu bersifat personal, ngapain orang mesti diatur-atur untuk berdoa, beribadat, berkeluarga, dan sebagainya! Terserah yang bersangkutan untuk berelasi dengan Tuhannya, bukan?

Itu contoh kecil orang yang tak punya mentalitas pejuang dalam hidup rohani. Lha emang berjuang untuk apa, Rom? Berjuang untuk menggeser paradigma, sekurang-kurangnya. Para murid itu kan concern pada jumlah, pada hasil, pada parameter efisiensi dan efektivitas. Artinya? Mereka melihat sudut pandang ‘dari luar’, sesuatu yang objektif ditentukan oleh pihak luar.

Yellow Box Junction memang adalah aturan ‘dari luar’, tetapi aturan itu sendiri muncul ‘dari dalam’ diri makhluk rasional yang punya perspektif sosial. Maka, problemnya bukan Yellow Box Junctionnya sendiri yang menjadi pembatas gerak orang, melainkan paradigma sosial orang terhadap Yellow Box Junction. Serupa halnya, problemnya tidak selalu terletak pada aturan agama, tetapi pada bagaimana orang memperlakukan aturan agama itu. Semakin orang menganggap aturan sebagai sesuatu yang melulu eksternal, tak berhasil menginternalisasi prinsip atau roh aturan itu, mungkin ia juga semakin mengobjekkan Allah. Allah sebagai objek tak lain adalah berhala ideologi, bukan lagi bagian pengalaman personal atau pribadi.

Tuhan, mohon rahmat ketekunan untuk merealisasikan cinta-Mu dari kedalaman hati kami.


RABU BIASA XXX
26 Oktober 2016

Ef 6,1-9
Luk 13,22-30

Rabu Biasa XXX A/2 2014: Pentingnya Kepo

2 replies

  1. Pagi Romo Andreas S,SJ. Memang banyak orang ingin mengetahui apa yg belum dipahami ,dan sedikit yg mau melakukan yg menjadikan kesulitan dalam mencari apa yg ingin diketahui ,dan orang yang menemui kesulitan- sebagian besar semangat kesetiaannya melemah

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s