Collect moments, not things.
-

Syari’ah Demokratis (2)
Islam dan Demokrasi: Suatu Nisbah Dua catatan penting perlu disampaikan. Pertama, Islam dan demokrasi tak bisa dibandingkan dalam satu level karena Islam bukan melulu kekuatan politik. Demokrasi tidak memiliki aspek-aspek seperti cult, creed, code, dan community. Demokrasi bukanlah agama dan hanya masuk dalam bagian kecil sistem kepercayaan Islam. Kedua, demokrasi tak punya arti yang secara… Read more
-

Syari’ah Demokratis (1)
Seorang ahli Islam pernah meramalkan bahwa Islam akan menjadi kekuatan politik yang penting (W. Montgomery Watt, 1968). Juga ada pengamat yang menangkap gerakan ‘kebangkitan’ Islam yang semakin inklusif (Douglas E. Ramage, 1996). Di Indonesia sendiri bisa dilihat upaya Islam untuk menegaskan identitasnya. Banyak aspek kehidupan yang dicarikan dasarnya dari Qur’an maupun hadits Nabi. Sementara itu,… Read more
-

Untung Rugi, Aku Tahu…
Orang itu, kalau dah cinta mati, banyak melakukan hal ‘gila’ yang sulit ditangkap rasionalitasnya, baik dalam hal yang besar maupun hal yang kecil. Pokoknya tindakan itu konyol dan lucu-lucu kalau dipikir-pikir; saya jarang memikir-mikirkannya; silakan cari sendiri contohnya. Halnya jadi lebih serius kalau yang dicinta-matii itu sesuatu atau seseorang yang identitasnya terkait dengan hajat hidup… Read more
-

Mengikuti Jejak Susi
Suatu long distance relationship, entah pada pasangan yang sudah menikah atau belum, kiranya menuntut trust yang tinggi demi kelanggengan relasinya. Kondisi ini bahkan juga penting bagi aneka jenis relasi. Paulus memiliki trik yang baik dalam relasi jarak jauhnya dengan jemaat: ia secara berkala mengunjungi umatnya dan karena kunjungan itu tak bisa dibuat cukup sering, ia berkirim… Read more
-

Merpati tak pernah ingkar janji
Bacaan Injil hari ini menegaskan pokok posting “Sedikit yang dipilih? Gombal“. Problem sebelum hari pengadilan terakhir bukanlah bahwa Allah menentukan siapa masuk surga dan siapa yang mencicipi neraka dulu. Di dunia nan fana ini setiap orang dipanggil untuk menikmati nilai keabadian, tetapi yang memilih nilai kebakaan itu tidak banyak! Tentu ada alasan untuk tidak memilih… Read more
-

Pilih Kinerja DPR Apa Menteri?
Orang yang memperlakukan agama sebagai tambalan (karena memang tak ada orang yang terlahir langsung beragama) umumnya juga memperlakukan orang lain sebagai fitur tambahan untuk mengokohkan status hidupnya. Orang seperti ini tidak bisa diharapkan sebagai agen revolusi mental. Solidaritas yang diupayakan orang ini sangat mungkin merupakan solidaritas semu: solidaritas yang bermuara pada status quo, dan bukannya… Read more
