Category: Daily Reflection
-

Agama kok Eksklusif
Kisah hari ini sudah dibacakan pada hari Minggu XIII lalu (dari Injil Markus): dua penyembuhan yang terjadi karena sentuhan, perjumpaan pribadi dengan Kristus. Kisahnya tampak sederhana, tetapi implikasi untuk iman tidak sesederhana itu karena terkait dengan penghayatan publik yang sudah berlangsung sekian lama. Dalam tradisi Yahudi saat itu, orang yang…
-

Ngapain Puasa Segala?
Orang yang gak pede biasanya cenderung membanding-bandingkan diri dengan orang lain atau sensitif terhadap aneka perbandingan. Demikian pula orang yang imannya tanggung akan cenderung membanding-bandingkan praktik imannya dengan praktik iman orang lain; bukan demi studi banding, melainkan justru karena ia tidak yakin dengan apa yang dijalankannya sendiri. Perbedaan, pelanggaran kecil…
-

Makin Suci, Makin Matre’
Gereja Katolik hari ini merayakan pesta salah satu rasul Yesus yang bernama Tomas. Sosok murid ini dianggap kurang atau susah percaya. Memang, dikatakan dalam teks, dia tidak akan percaya jika bla bla bla. Kepercayaannya bersyarat. Akan tetapi, itu sepertinya cuma sesumbar Tomas. Ketika Yesus datang betulan dan memintanya untuk meletakkan…
-

Puasa yang Keren
Saya main futsal setiap Senin dan Kamis, bukan sebagai ganti puasa Senin-Kamis, melainkan hari itulah yang cocok dengan jadwal teman-teman untuk main futsal. Tak banyak gunanya main futsal sendirian, bukan? Nah, teman-teman futsal saya ini kebanyakan anak-anak sekolah menengah, alias diskrepansi (wow istilahnya, red.) usianya lebih dari dua dekade. Bisa dibayangkan…
-

Iman yang Tuntas
Bisa jadi penghayatan agama orang zaman ini merepresentasikan alam pikiran orang Yahudi pada zaman Yesus ketika berhadapan dengan aneka kesulitan hidup: penyakit, nasib sial, kesusahan. Misalnya, secara spontan orang bertanya,”Apa sih salahku? Apa dosaku sehingga penderitaan ini terus menimpaku?” Orang mengaitkan penderitaan dengan dosa atau kesalahan. Orang-orang Yahudi saat itu…
