Category: Personal Notes

  • Semua Salah Jokowi

    Semua Salah Jokowi

    Semoga “kesalahan Jokowi” itu sungguh-sungguh merupakan deviasi kejahatan yang sistemik dan kaprah…

  • 98

    98

    “98” by Alf Sukatmo. Gouache on paper. 11/06/2014 Tak mau tenang Dialektika pikiranku seperti peluru Riuh Gaduh Dan mereka melenyapkanku 19/06/2014 ______________ English version Turbulence mind Hissing like a bullet Loud and noisy And they’ve made me disappear

  • Jangan Memilih Jokowi karena Kill the DJ

    Jangan Memilih Jokowi karena Kill the DJ

    Originally posted on Kill the Blog: Akhir-akhir ini banyak pertanyaan dari penggemar melalui twitter dan facebook, “kenapa mendukung Jokowi?”. Sebagian juga kecewa karena aku dianggap menjadi tim sukses Jokowi, apalagi dengan membuat lagu khusus “Bersatu Padu Pilih No.2”. Kebanyakan penggemar berharap bahwa sebagai musisi atau seniman, seharusnya aku netral. Tentu…

  • Insomnia: Ada Kalanya Orang Perlu Mundur

    Insomnia: Ada Kalanya Orang Perlu Mundur

    Dua belas tahun lalu muncul sebuah film naskah Christopher Nolan yang menyodorkan dua aktor kawakan Al Pacino dan Robin Williams. Judulnya Insomnia. Ceritanya sangat sederhana. Seorang polisi detektif Los Angeles, Will Dormer (diperankan oleh Al Pacino), dikirim ke Nightmute, wilayah Alaska, untuk menyelidiki kasus pembunuhan. Pada saat penyelidikan itulah terjadi…

  • Keluarga Vital: Alternatif (3)

    Keluarga Vital: Alternatif (3)

    Adalah Luce Irigaray, seorang feminis Perancis, psikoanalis dan filsuf, yang berbeda dari feminis lainnya, mempertahankan lembaga modern: agama. Menurut Irigaray, agama gak  isa disingkirkan, tetapi harus ditransformasi (Ward, 1998). Pernyataan ini bisa diberlakukan juga bagi keluarga modern karena secara psikologis, agamalah yang berpengaruh kuat dalam tradisi modern sebagai landasan hati…

  • Keluarga: Hancurnya Modernisme? (2)

    Keluarga: Hancurnya Modernisme? (2)

    Dua paradigma keluarga (modern dan posmodern) gak perlu dihubungkan secara zero-sum (saling meniadakan, mengalahkan), seolah yang muncul terakhir menghilangkan karakteristik paradigma terdahulu. ‘Modernisme dan posmodernisme’ bukanlah konsep waktu, melainkan ketegangan posisi filosofis (Ward, 1998). Selain itu, pada kenyataannya posmodernisme, sekurang-kurangnya secara eksplisit, gak menentang adanya keluarga inti. Posmodernisme hanya mengkritik…