Rombongan Tujuh Belasan

Beberapa hari lalu ada konvoi moge yang dihentikan oleh beberapa orang muda pemerhati pemakai jalan di Yogyakarta. Ada macam-macam berita tapi kalau mau ketawa lagi, silakan baca tautan ini (mungkin masih ada). Saya gak ikut-ikutan deh untuk menghakimi siapa yang benar dan salah, bergantung tolok ukur yang dipakai, hukum yang disembah. Saya tahu ada pengendara moge yang santun dan bahkan murah hati, tapi saya tidak lupa bahwa tahun lalu hak saya dan rombongan mahasiswa untuk memakai jalan masuk ke tempat kegiatan kami dirampas oleh pemakai moge.

Power tends to corrupt. Itu yang hendak saya sodorkan kembali. Korupsi macam itu tak bisa semata diatasi dengan prosedur hukum (jelas toh, malah bisa mencoreng dapur sendiri). Prosedur itu mesti terbuka pada input atau koreksi mengenai content. Ini yang bolak-balik diserukan wong edan saking Nazaret. Hendaklah kita berjibaku bukan karena menggenggam kepentingan diri, melainkan kepentingan DIRI yang lebih besar. Bukan kepentinganku saja, melainkan kepentingan pedestrian. Bukan kepentingan pedestrian belaka, melainkan seluruh pengguna jalan. Bukan kepentingan pengguna jalan doang, melainkan seluruh warga. Bukan cuma kepentingan seluruh warga, melainkan seluruh ciptaan. Begitu seterusnya sampai kepentingan yang kita bela tidak lagi mengecil, tetapi meluas.

Semakin luas kepentingan yang kita bela, semakin kita bisa memberi koreksi atas tendensi korup kekuasaan. Itulah prinsip keadilan dan cinta yang maujud dalam kekuatan bahkan seorang pengendara sepeda untuk melawan dominasi monster, atau nobody yang menghentikan konvoi kendaraan tempur. Dalam paradigma Yesus, ini adalah sosok yang menemukan relasi antara pajak kepada kaisar dan kepada Allah, bukan rombongan bebek 17 agustusan.

Tuhan, semoga aku merdeka dari kepentingan yang semakin menyusut, bebas untuk membuka diri bagi kepentingan yang semakin universal, seturut kehendak-Mu. Amin.


HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
(Senin Biasa XX B/1)
17 Agustus 2015

Sir 10,1-8
1Ptr 2,13-17

Mat 22,15-21

Posting Tahun Lalu: Merdeka Brow!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s