Let God do the rest

When night comes, and you look back over the day and you see how fragmentary everything has been, and how much you planned that has gone undone, and all the reasons you have to be embarrassed and ashamed: just take everything exactly as it is, put it in God’s hands and leave it with Him.  

Ungkapan itu, saya yang mengetiknya di blog ini, tetapi kata-kata itu tidak berasal dari saya sendiri. Itu adalah ungkapan yang kurang lebih dikatakan oleh Edith Stein yang hari ini diperingati oleh Gereja Katolik. Menurut rasa perasaan saya, ungkapan itu sederhana, tetapi memuat kebenaran yang menantang setiap orang untuk menyadari diri sebagai manusia yang hidup secara fragmentaris tetapi senantiasa dipanggil untuk menjadi pribadi yang utuh.

Remah-remah roti seolah menjadi simbol hidup fragmentaris yang hendak digapai oleh perempuan Kanaan. Pun kalau hidup orang memang sangat fragmentaris, tak kunjung usai, sporadik, terpecah-pecah, ia berhak membiarkan keterpecahan itu dalam genggaman Allah sendiri yang akan mengutuhkannya. Menurut petuah wasiat kelompok saya sih, apa yang dimulai oleh Allah, akan diselesaikan juga oleh Allah, entah bagaimana caranya. Tugas orang ya cuma bertekun dalam hidup yang fragmentaris itu dan merajutnya dalam kerja sama dengan Allah sendiri: let God do the rest… after we do our best, however fragmentary it has been. 

Ya Allah, berilah kami rahmat jiwa besar untuk membiarkan hidup kami dalam pemeliharaan-Mu. Amin.


HARI RABU BIASA XVIII A/1
Peringatan Fakultatif S. Teresia Benedikta dari Salib
9 Agustus 2017

Bil 13,1-2a.25; 14,1.26-29.34-35
Mat 15,21-28

Rabu Biasa XVIII C/2 2016: We’re No Strangers
Rabu Biasa XVIII B/1 2015: Jangan Meremehkan Insha’ Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s