Jadi Pahlawan Zaman Now

Hari ini tak saya bahas lagi soal cipika-cipiki supaya tidak ada yang sirik, haha… Merujuk apa yang diperingati Gereja Katolik saja yang mungkin bisa berguna untuk mengerti sesuatu: Santo Martinus dari Tours. Kisah klasik yang pernah saya baca sewaktu masih SD ialah bahwa sewaktu Martinus ini masih aktif sebagai tentara, dia pernah menyobek mantolnya dan memberikan sobekan mantolnya itu kepada seorang gelandangan yang kedinginan. Sewaktu membaca kisah itu, saya tertarik dan menaruh simpati pada Martinus, tetapi tindakannya membagi sobekan mantolnya itu tidak saya anggap sangat heroik. Lebih heroik orang yang mendekam di penjara karena omongannya yang ceplas-ceplos dan tak sampai hati membohongi publik demi memenangkan pilkada #eh….

Maksud saya, meskipun tindakan Martinus itu terpuji, tetapi rasa saya memberi separuh mantol mah gada berat-beratnya untuk perwira seperti Martinus. Dia memberi dari kelebihannya, wong mantol itu ya paling cuma untuk gaya-gaya’an seragam militer. Setelah saya mengalami bagaimana rasanya berjalan di musim dingin, diterpa angin dingin dan jari-jari tangan nyaris kaku, saya baru ngeh bahwa yang dibuat Martinus itu adalah sesuatu. Belum lagi setelah ia tiba di tempat tujuannya mendapat cemoohan karena mantolnya yang sobek separuh dan jadi aneh. Tak ada gaya-gaya’an seragam perwira!

Tindakan sederhana Martinus adalah tindakan heroik pertama-tama karena muncul dari compassionnya, bukan soal mantolnya (wong itu ya cuma karena pas gak bawa recehan atau malah gak bawa duit sama sekali, saya lupa dulu tanya ibunya sudah disangoni atau belum). Apa yang muncul dari compassion pada umumnya adalah tindakan heroik: ambil bagian dalam penderitaan orang lain, bukan malah cari keuntungan dengan kontrak-kontrak politik [jujur aja nih masih gemes sama kelompok pekerja yang kemarin koar-koar tentang gubernur pilihannya yang ingkar janji; lha wong bikin kontrak politik kok ya gak mikir dulu baik-baik, seakan-akan sudah kenal luar dalam pihak yang tanda tangan di kontrak; oalah piye to ndesss….]Susah kan cari sosok pahlawan zaman now?

Tuhan, berilah keluhuran hati supaya kami semakin peka terhadap mereka yang lemah dan cenderung terpinggirkan oleh dominasi orang-orang dalam sistem korup. Amin.


HARI SABTU BIASA XXXI A/1
Peringatan Wajib S. Martinus dari Tours
11 November 2017

Rm 16,3-9.16.22-27
Luk 16,9-15

Sabtu Biasa XXXI C/2 2016: Semoga Cepat Waras
Sabtu Biasa XXXI B/1 2015: Cipi Kaki Kudus
Sabtu Biasa XXXI A/2 2014: Ayo Bebenah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s