Collect moments, not things.
-

Mbok Belajar Inklusif Dikit
Semakin inklusif sebuah agama, semakin ia menunjukkan validitasnya sebagai jalan menuju Allah. Sekurang-kurangnya ini yang saya peroleh juga dari sejarah Gereja Katolik, yang dulu sangat kental dengan saling mengafirkan dan mengutuk, lambat laun mulai sadar pentingnya kesatuan seluruh umat manusia. Tapi, Mo, kalau semua agama inklusif, njuk apa relevansinya perbedaan identitas mereka dong? Kan gak… Read more
-

From Heart with Love
Seorang siswa yang mulai ketagihan merokok di sekolahnya meminta izin gurunya untuk ke belakang, tetapi rupanya ia pergi ke ruangan lain dan merokok di sana. Ruangan ini jarang dikunjungi guru maupun murid karena memang ini kamar karyawan yang mengurusi gudang buku. dan dia cukup pren alias akrab dengan karyawan itu. Dia sedang tidak di tempat, dan… Read more
-

Pakai Saja Èsêm-Ku
Kalau saja anggota dewan nganu itu bisa membuat kata hibrid dari bahasa Jawa dan Batak, vokabulernya mungkin lebih luas daripada Èsèmka alias SMK. Tambahi satu huruf dengan modifikasi vokal bisa jadi èsêm kau, yang berarti senyummu [tentu beda dari “asem kau!”]. Pada umumnya senyum seseorang memberi efek menggembirakan tetapi tak tertutup kemungkinan bagi suatu senyum kecut… Read more
-

Hidup Tanpa Makna
Belum lama tersiar kabar sosok populer dalam dunia musik, warga kebangsaan Jepang, yang bunuh diri. Ini bukan berita yang sangat mengejutkan karena Jepang, selain Korea Selatan, memiliki angka kasus bunuh diri yang fantastis (menurut data WHO 2012). Apakah ini tren untuk negara maju di Asia? Gak juga, karena Srilanka termasuk dalam daftar bersama Jepang dan… Read more


