Collect moments, not things.
-

Kisah Sengsara Injil Yohanes
1 Setelah Yesus mengatakan semuanya itu keluarlah ia dari situ bersama-sama dengan murid-muridnya dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman dan ia masuk ke taman itu bersama-sama dengan murid-muridnya. 2 Yudas, yang mengkhianati Yesus, tahu juga tempat itu, karena Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-muridnya. 3 Maka datanglah Yudas… Read more
-

Maundy Thursday: Faith in The Dark
Mungkin agama Katolik adalah agama yang paling banyak simbolnya. Kenyataannya, Gereja Katolik memang menggunakan banyak simbol: tanda salib, ritus liturgi, hirarki, dan lain sebagainya. Berpikir simbolik sendiri jadi syarat kalau orang mau memahami Sakramen dalam Gereja Katolik. Tanpa disposisi reading between the lines dengan landasan iman terhadap Allah Tritunggal itu, orang tak bisa memahami simbol… Read more
-

Faith: Always Inclusive
Kalau dipikir-pikir, Yesus itu sableng juga ya. Di tengah-tengah suasana serius mencekam, dia masih bisa saja melontarkan pernyataan yang gimana gitu. Saat perjamuan terakhir, dia bilang bahwa seorang di antara mereka akan berkhianat, menyerahkan Yesus. Nah, itu suasananya kan malam, tetapi para muridnya seperti disambar petir di siang hari, plonga-plongo sedih: siapa sih tega mengkhianati… Read more
-

Faith: Personal, Not Private
Konon, yang paling berpeluang menyakiti kita ialah justru orang-orang yang kepadanya kita menaruh kepercayaan, pihak-pihak yang kita andaikan paling memahami diri kita. Artinya, itu terjadi dalam kerangka relasi. Tak ada pengkhianatan tanpa relasi, tanpa komitmen. Berarti, komitmen dan relasi itu memuat potensi pengkhianatan. Pada kenyataannya, pengkhianatan Yudas dimulai pada saat mereka sedang mengadakan perjamuan terakhir.… Read more
-

Iman Punya Preferensi
Juga dalam dunia sepak bola, seorang pemain kelas dunia menyatakan kurang lebih begini: sebaik apa pun Anda bertanding tetapi kalah di final, Anda tidak akan pernah dikenang. Tak ada orang mengenangkan juara 2 Piala Dunia. Jauh lebih gampang diingat ialah pemenang Piala Dunia. Memang begitulah. Tak menariklah pertandingan yang sudah diatur hasilnya. Ini bisa dikenai… Read more
-

No Faith Out Of Fear
There is no fear in love; but perfect love casts out fear, because fear involves punishment, and the one who fears is not perfected in love. Begitulah kira-kira yang ditulis oleh Yohanes sekitar 2000 tahun yang lalu. Kalau orang sungguh hidup dalam cinta, ia tak punya ketakutan; semakin dalam cintanya, semakin enyahlah ketakutan. Hari ini… Read more

You must be logged in to post a comment.