Collect moments, not things.
-

Tak Sayang, Tak Kenal
Setelah Ayub sempat tak sabar atas penderitaan hidupnya, Elifas dan Bildad menegur Ayub untuk semakin menjauhkannya dari Allah. Kata Elifas, karena begitu menderitanya, pastilah Ayub jahat. Bildad menambahi: Ayub kebanyakan omong, ia pasti munafik; adillah kalau Ayub mesti menderita. Kalau Ayub tak munafik dalam bertobat, tentu Allah segera mengembalikan keadaannya seperti semula. Ayub sepakat bahwa… Read more
-

Omong Kosong Dialog Antaragama (1)
“Mengapa sih Bapak selalu menolak diajak dialog antaragama?” seorang wartawan menanyai Gubernur Ahong (gak tau, ini gubernur sebelah mana dan kapan ya?) setelah ia menyatakan tidak bersedia menemui kelompok Forum Pembela Agama Ajah (entah agama apa pula ini). “Ah, jangan lebay gitu, gak selalu saya menolak.” “Tapi dengan kelompok ini Bapak bahkan gak pernah bersedia… Read more
-

Zaman Modern Gini Masih Percaya Malaikat?
Sewaktu saya duduk di kelas 6, saya pulang dari kegiatan di gereja Blok B berjalan kaki pada sekitar jam sepuluh malam (buset deh ini anak kecil keluyuran sampai malam!) menyusuri Jalan Melawai dan Wijaya I. Setibanya di perempatan gereja Santa, saya turun dari trotoar hendak menyeberang Jalan Wolter Monginsidi. Jalanan sedang sepi saat itu tetapi setelah… Read more
-

Jangan Mempertuhankan Yesus, Brow!
Suatu pagi saya terima telpon dari karyawan. Saya kira dia mau cuti atau setidaknya mohon maaf karena terlambat. Ternyata ia melaporkan bahwa pada tugu dekat rumah kami ada coretan besar: JANGAN MEMPERTUHANKAN YESUS. Saya tak mengerti seberapa penting dan mendesaknya hal itu sehingga ia mesti menelpon saya pagi-pagi itu. Apa gak kita hapus saja, Romo? – Hapus?… Read more
-

Walk Out gak eaaaa
Pesan bacaan Injil hari ini mungkin oleh kebanyakan pembaca dirumuskan: lebih baik omongannya jelek tapi tindakannya baik daripada omongannya baik tapi tindakannya jelek. Sebagai nasihat moral, mungkin pernyataan itu bisa dipakai, tetapi pesan bacaan hari ini saya kira bisa ditelusuri dengan cara lain. Bacaan pertama memberi suatu kerangka mengenai pengadilan Tuhan: yang benar tetaplah melakukan… Read more

