Collect moments, not things.
-

Kebulusan
Points to ponder: Menjalankan kewajiban agama itu penting, tetapi lebih penting lagi hati yang menggerakkannya. What is essential is invisible to the eye. Ukuran kesempurnaan hukum agama tidak terletak pada aneka (keseragaman) rumusan, gerakan, atau aktivitasnya, tetapi pada apa yang hidup dalam hatinya. Jika hati terisi ketulusan, tak ada ruang untuk kemunafikan dan orang beriman Read more
-

Logika Baru
Points to ponder: Hukum cinta kepada sesama dapat digambarkan dengan contoh praktis: mendoakan (kebaikan) sesama yang bahkan mencirikan dirinya sebagai persekutor. Hanya dengan praktik seperti ini orang beriman membebaskan dirinya dari insting diskriminatif, insting yang menyumbat cinta Allah kepada seluruh makhluk-Nya. Asumsi praktik doa ini ialah bahwa orang beriman memiliki ketulusan, keikhlasan untuk tidak merenggut Read more
-

Favorable Moments
Points to ponder: Setiap momen adalah favorable moment jika orang memahami bagaimana seluk beluk kehadiran Yang Ilahi di dalamnya. Favorable moment itu bisa merealisasikan ‘keadilan eksesif’ Allah, yang tak terukur dengan takaran manusiawi belaka. ‘Keadilan eksesif’ Allah ini memungkinkan makhluk beriman mengalami paradoks kehidupan with ease, bukan karena bebal, melainkan karena melihat setiap momen sebagai favorable Read more
-

Kuliner Malaikat
Tidak hanya sekali dua kali saya mendengar pertanyaan di seputar pembagian Sakramen Mahakudus (hosti, roti yang sudah dikonsakrir imam Gereja Katolik dalam misa). Maklum, di sebagian gereja sekarang ini tidak semua umat dapat mengikuti ibadat baik secara daring maupun luring. Salah satu cara yang diterapkan oleh beberapa Gereja ialah menunjuk petugas untuk membagikan hosti suci Read more


