Author: romasety

  • Kenapa Agama Arogan?

    Kenapa Agama Arogan?

    Pesan perumpamaan mengenai orang kaya dan Lazarus kemarin jelas: keberhasilan atau kegagalan kepemilikan benda-benda duniawi dan sensasinya di dunia ini berhenti pada saat orang mati. Yang tidak berhenti cuma sekat, jurang atau tembok batas yang dibangun orang pada masa hidupnya. Jurang ini tak terseberangi juga di alam maut, dan tak…

  • Agama Candu

    Agama Candu

    Dulu, kekayaan menjadi indikator bahwa hidup seseorang diberkati Tuhan. Orang kaya dianggap sebagai orang yang hidupnya diberkati Tuhan. Itulah tokoh pertama yang disodorkan Yesus dalam perumpamaan hari ini (yang sudah diulas pada posting “Buka Pintu”): pakaiannya berkualitas tinggi dan bersukaria dalam kemewahan setiap hari. Tokoh kedua adalah Lazarus, orang miskin…

  • Jangan Lupa Bahagia!

    Jangan Lupa Bahagia!

    Apakah orang perlu diingatkan untuk berbahagia? Bukankah bahagia sejati datangnya dari kedalaman? Ya, orang butuh reminder karena kesadaran orang dinamis dan bisa tertipu oleh penampakan. Pengkhotbah hari ini mengingatkan: berbahagialah kamu selagi masih muda! Betapa menyedihkannya melihat orang muda yang bermuram durja, cemberut dari terbit matahari sampai terbenamnya, dan menangis…

  • Cari Slamet

    Cari Slamet

    Saya percaya takdir tetapi cuma berlaku untuk kelahiran dan kematian (itu juga bukannya tanpa catatan). Di antara keduanya mungkin saja Tuhan intervensi, tetapi intervensi itu ada dalam bargaining power dengan pilihan-pilihan manusianya sendiri: kadang power Tuhan lebih kuat, kadang determinasi manusia lebih kuat. Loh, berarti Tuhan itu ya gak mahakuasa dong ya, wong bisa kalah juga…

  • Silent Mode

    Silent Mode

    Ini katanya kutipan dari Søren Kierkegaard: If I were a physician, and if I were allowed to prescribe just one remedy for all the ills of the modern world, I would prescribe silence. For even if the Word of God were proclaimed in the modern world, how could one hear…

  • Teologi Angkat Pantat

    Teologi Angkat Pantat

    Berbahagialah Matius yang duduk mager dan uang datang dengan sendirinya karena tugasnya memang duduk di tax booth di Kapernaum, yang terletak di jalur perdagangan dari Damaskus ke Galilea dan wilayah Mediterania, dan memungut pajak perdagangan. Pajak ini dibayar oleh pedagang tetapi tentu saja barang yang dipajaki ini sampai ke pembelinya…