Category: Daily Reflection
-

Pamer? Kamu Iri Keleus
Sepertinya saya mesti mengucapkan terima kasih kepada pengacara kondang belakangan ini yang mengingatkan saya pada bacaan pertama hari ini (atau sebaliknya ya, dia saya ingat ketika saya mendengar bacaan hari ini?). Ceritanya lucu juga ada seorang raja yang meminta penasihatnya untuk mendeskripsikan mimpi si raja ini sekaligus menjelaskan maknanya! Lah,…
-

Mencari Wajah Allah
Dulu pada tahun 80-an, ketika dollar Amerika cuma senilai seribu rupiah, sebesar uang sekolah yang mesti dibayar ortu saya [Ya ampun, kere banget sih, Mo? Pancen! Itu pun masih dapat beasiswa, hahaha], saya pernah melirik bapak-bapak di depan saya yang mengeluarkan dompetnya dan mengambil sebagian lembaran 10 ribuan. Satu, dua,…
-

Agama Kok Hirarkis
Hari ini Gereja Katolik menutup kalender liturgi tahun A, seperti biasanya, dengan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam. + Nah lo, gimana Romo mau omong soal ini di depan orang banyak yang tak tergabung dalam Gereja Katolik? – Lha emangnya siapa yang tak tergabung dalam Gereja Katolik, wong Katolik saja berarti umum? + Ya wis,…
-

Bojomu Istriku
Tadi senior saya cerita soal film yang judulnya Jesus of Montreal. Yang diceritakannya ialah bagian sang aktor Yesus membiarkan organ-organ dalam tubuhnya diambil dokter di meja operasi [lha ya bagaimana lagi, sebagai jenasah ia tak berkuasa lagi atas tubuhnya]. Kalau mau lihat filmnya, mungkin masih ada, silakan klik link berikut…
-

You Are Near
Ini salah satu lirik lagu yang saya suka saat pertama kali mendengarnya. Sebetulnya sih yang saya suka melodinya, tapi gak apa deh saya kasih liriknya saja: Lord you have searched my heart and You know when I sit and when I stand. Your hand is upon me, protecting me from death, keeping me from harm.…
-

Belajar Menangis
Ada seribu dua alasan untuk menangis: kaki terlindas ban mobil, pipi ditampar, terlalu banyak membaca tulisan di monitor, diputus pacar, mendapat medali emas olimpiade, dan masih ada 996 alasan lagi yang tak bisa saya sebutkan di sini. Lah, baru seribu satu itu, Mo, jumlahnya. Iya pancen, meskipun sudah kriyap-kriyip saya masih…