You Are Near

Ini salah satu lirik lagu yang saya suka saat pertama kali mendengarnya. Sebetulnya sih yang saya suka melodinya, tapi gak apa deh saya kasih liriknya saja:
Lord you have searched my heart and You know when I sit and when I stand.
Your hand is upon me, protecting me from death, keeping me from harm.

Where can I run from your love? If I climb to the heavens, You are there.
If I fly to the sunrise or sail beyond the sea, still I’d find you there.

Yahweh, I know You are near, standing always at my side.
You guard me from the foe and You lead me in ways everlasting.

Tapi karena zaman now gak harus nyanyi sendiri, saya kasih ling yucupnya deh, ya sekalian taruh di halaman ini deh:

Njuk apa hubungannya dengan bacaan hari ini je, Mo?
Tolong ya, menghubungkannya sendiri, hahaha.
Kisah hari ini singkat: seorang Guru yang mengusir pedagang dari Bait Allah tempat orang beribadat. Idenya sederhana, mbok ya ruang yang layak disakralkan itu disakralkan, jangan dicemari dengan kekotoran hidup.

Loh, memang ada batas untuk ruang sakral dan tidak sakral, Mo? Ya gak ada, dan justru karena itulah semestinya orang menjaga kesucian hidup ini. Itu mengapa saya teringat pada lirik lagu tadi: If I climb to the heavens, You are there. If I fly to the sunrise or sail beyond the sea, still I’d find You there.
Begitulah, kalau Anda mencari Dia di langit sana, Anda menemukan-Nya di sana, dalam pikiran para malaikat. Kalau Anda mencari-Nya di bumi sini, Anda juga akan menemukan-Nya di sini, dalam hati manusia. Dengan kata lain, kehadiran yang sakral itu tak terletak pada benda atau ruangannya, melainkan pada hati yang terpaut pada Tuhan
.

Karena itu, sangatlah menjijikkan kalau para pencari Tuhan itu malah membuat sekat terhadap yang sakral dan yang profan, apalagi mengklaim Tuhan hanya ada di agamanya sendiri! Mau jadi apa ras manusia ini kalau klaim seperti itu dipelihara? Pantaslah kalau sang Guru mengusir para perampok kesucian batin manusia.

Ya Allah, buatlah hati kami sungguh menjadi pantulan sifat-sifat-Mu. Amin.


HARI JUMAT BIASA XXXIII A/1
Peringatan Wajib S. Andreas Dung Lac
24 November 2017

1Mak 4,36-37.52-59
Luk 19,45-48

Jumat Biasa XXXIII C/2 2016: Agama Sarang Penyamun
Jumat Biasa XXXIII B/1 2015: Alasan Suci Menyulut Benci
Jumat Biasa XXXIII A/2 2014: Bisnisku Bukan Bisnismu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s