Category: Daily Reflection
-

Mari Sepedaan
Katanya, semakin orang mendalami agamanya, semakin ia sampai pada titik temu dengan agama lain. Artinya, semakin seseorang masuk pada kedalaman agamanya, semakin lebih mudahlah ia masuk ke dalam substansi agama universal. Bayangkanlah sebuah roda yang punya ruji-ruji. Poros roda itu kedalaman agama dan ujung ruji-ruji itu adalah agama yang dibuat…
-

Ayo Ngguyu
Mengapa orang baik bisa mati ngenes atau nelangsa dan orang jahat malah bisa mati dalam ketenangan? Ini dagelan dan mungkin begitulah dagelan Allah dan tak banyak orang bisa tertawa karena dagelan itu atau, sebaliknya, tertawa karena dagelan itu tapi tertawa thung alias sinting. Ini wajar karena menertawakan dagelan Allah itu tak jauh berbeda dengan…
-

Belajar Bareng nYuk
Wealth can trick us because it promises what it cannot give. Semoga terjemahannya betul begitu. Maksud saya, kekayaan (bukan cuma uang) bisa menipu orang karena yang disodorkannya bukan sesuatu yang dapat diberikannya sendiri. Itu mirip-mirip ungkapan tentang ikan nemo: nemo dat quod non habet #apasih… Niatnya dengan uang mau menikmati…
-

Terbaik Cuma Satu
Ini salah satu contoh kesalahkaprahan: satu dari pemain terhebat, salah satu peserta terbaik, dan sejenisnya. Kalau terbaik ya wis mbok satu aja gak usah dikasih embel-embel salah satu. Tapi sudahlah, ngapain juga berantem cuma lantaran kesalahkaprahan. Mengakui bahwa itu salah kaprah saja sebetulnya sudah cukup kok, perkara orang mau tobat dari kesalahannya atau tidak,…
-

Tengkyu Kafir
Pernahkah Anda melihat kelucuan agama yang mengklaim diri diwahyukan bagi seluruh umat manusia? Kelucuannya terletak pada kontras antara klaim dan apa yang senyatanya dibuat oleh (orang-orang yang ber)agama. Mengklaim agama universal, paling benar sejagad, tetapi membatasi diri pada kelompok tertentu saja. Lha ini kan lucu. Kalau memang universal ya berarti…
-

Demi Anak
Orang jadul boleh saja mengkritik generasi sekarang ini yang tampak punya ketergantungan pada gawai sampai-sampai abai terhadap lingkungan sekitar. Akan tetapi, tuduhan itu sendiri bisa jadi autokritik tajam. Tak jarang orang kehilangan hal yang penting atau substansial untuk mengejar kesenangan yang sifatnya formal belaka. Ambil saja contoh dengan lanjutan bahasan…