Category: Daily Reflection

  • Tak Seberat Muatanku

    Tak Seberat Muatanku

    Memikul karung beras atau dagangan bakso bisa jadi tak serumit memikul kelemahan dan penyakit orang lain. Tentu saja, karena karung beras dan dagangan bakso itu cuma objek yang bisa disiasati dengan utak-atik-otak. Mesti ada teknologi yang bisa diciptakan untuk memudahkan pekerjaan memikul objek-objek itu. Tidak begitu halnya dengan kelemahan dan…

  • Ayo Tuhan, Kamu Bisa!

    Ayo Tuhan, Kamu Bisa!

    Saya kembali ke klip video “Kau Adalah Aku Yang Lain” yang sudah ditarik dari situs resmi divisi humas Polri. Di situ ada ungkapan yang saya tak tahu bagaimana menuliskannya, tetapi pokoknya memuat kepercayaan seperti disodorkan dalam bacaan hari ini:  Jika Tuan mau, Tuan bisa menyembuhkan aku. Ceritanya berlanjut dan karena…

  • Met Ultah Pak Ahok

    Met Ultah Pak Ahok

    Katanya ini hari ultah Pak Ahok. Baik juga saya sitirkan kalimat yang kiranya pernah dibaca Pak Ahok, entah di dalam atau di luar penjara: Baik maut maupun hidup, baik malaikat-malaikat maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas maupun yang di bawah,…

  • Walk Out

    Walk Out

    Tahukah Anda bahwa terjadi aksi walk out jemaah di tengah-tengah khotbah pemuka agama di Gunung Kidul beberapa waktu lalu. Saya agak terkejut membacanya. Saya pernah sih mengalami beberapa orang walk out saat saya berkhotbah: ngemong bayi, ke belakang, atau mungkin benci setengah mati pada saya. Masih bisa dibilang normallah. [Yang…

  • Aku Yang Lain

    Aku Yang Lain

    Menurut penulis Irlandia, George Bernard Shaw, kejahatan atau dosa yang lebih parah terhadap sesama bukanlah kebencian, melainkan sikap masa bodoh atau indifference terhadap kemanusiaan. Apa itu kemanusiaan, disodorkan oleh klip video Divisi Humas Polri yang belakangan ini mendapat kritik dari netizen karena dianggap menyudutkan atau memfitnah golongan tertentu. Ini klip videonya.…

  • Jerat Cinta

    Jerat Cinta

    Siapa di zaman ini yang percaya bahwa Allah datang untuk menyelamatkan lebih daripada menghakimi? Secara teoretis, sedikit sekali orang yang punya kepercayaan seperti itu karena sudah sejak kecil orang dicekoki dengan aneka evaluasi penilaian moral. Konsep benar-salah, baik-buruk menjadi santapan sehari-hari dan reward-punishment jadi lauk pauknya. Seseorang pernah membagikan ceritanya bagaimana ia…